UNTUK INDONESIA
Dibubarkan, Pelaku Tawuran di Makassar Serang Polisi
Dibubarkan polisi, dua kelompok tawuran di Kota Makassar menyerang polisi dengan batu dan anak panah.
Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda memegang sejumlah senjata tajam yang digunakan ketika tawuran antar kelompok, Minggu 20 September 2020. (Foto: Tagar/ Muhammad Ilham)

Makassar - Pelaku tawuran di Kota Makassar menyerang polisi dengan batu dan anak panah,saat kedua kelompok melakukan aksinya di Jalan Jalahong Daeng Matuttu, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 20 September 2020, dini hari tadi.

Akibatnya, petugas gabungan dari Polsek Makassar, Tim Penikam dan Sabhara Polrestabes Makassar terpaksa melepaskan sejumlah tembakan gas air mata serta tembakan peringatan untuk menghentikan tawuran antara kelompok pemuda Jalan Jalahong Daeng Matuttu dengan pemuda dari Kampung Santaria.

Sempat mendapatkan perlawanan dari para pelaku dengan lemparan batu dan anak panah.

Personel gabungan tersebut mendatangi lokasi perang kelompok setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat. Sehingga personel menuju ke lokasi, tetapi saat memasuki wilayah tawuran antar kelompok itu tiba-tiba lampu jalan dimatikan dan mereka malah melempar polisi dengan batu dan senjata tajam lainnya.

Petugas membalasnya dengan tembakan gas air mata hingga para pelaku tawuran melarikan diri. Akhirnya, dua orang pelaku yang berusaha bersembunyi tak dapat berkutik setelah terkepung.

"Kami mengamankan dua orang pelaku tawuran. Sempat mendapatkan perlawanan dari para pelaku dengan lemparan batu dan anak panah ketika membubarkan tawuran tersebut sehingga kami melepaskan tembakan gas air mata dan tembakan peringatan," kata Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda.

Setelah berhasil membubarkan aksi tawuran tersebut, personel gabungan melakukan penyisiran, didapati sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan saat para pelaku tawuran.

"Puluhan anak panah dan sebilah parang berhasil kami dapat saat penyisiran di lokasi. Pemicu tawuran ini akibat dendam lama kedua kelompok pemuda tersebut," ungkapnya.

Selanjutnya, kata Arif Muda kedua pelaku tawuran bersama barang bukti di bawa ke Mapolsek Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. []

Baca juga:

Berita terkait
Langgar Protokol Kesehatan, Pilkada Makassar Bisa Ditunda
Pilkada serentah tahun 2020 diusulkan ditunda oleh Pj Wali Kota Makassar Rudi Djamaluddin. Ini alasannya.
Pria Ditemukan Membusuk di Perumahan Elit Makassar
Sesosok mayat pria ditemukan membusuk di salah satu rumah mewah di Perumahan Helmin Resident, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Ini Identitasnya
DPR: Anggaran KA Makassar - Parepare Tak Dialihkan
Anggota Komisi V DPR RI Muh Aras memastikan tidak ada pengalihan anggaran untuk proyek kereta api trans Sulawesi, meski target penyelesaian molor.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.