Data Kerusakan Akibat Angin Kencang di Bantul dan Sleman

Hujan deras disetai angin kencang melanda tiga daerah di DIY yakni Bantul, Sleman dan Kota Yogyakarta. Berikut data kerusakannya.
Penampakan awam CB di Piyungan Bantul Yogyakarta yang diunggah warganet di media sosial. (Foto: Istimewa/Facebook Grup Suara Piyungan)

Yogyakarta - Cuaca ekstrem berupa hujan deras diserta angin kencang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, 30 Oktober 2020. Puluhan pohon tumbang menimpa rumah, menutup akses jalan maupun fasilitas umum lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah.

Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Reni Kraningtyas mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang telah terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekitar pukul 14.30 – 15.30 WIB. "Terjadi di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta," katanya dalam keterangan tertulis pada Jumat 30 Oktober 2020 malam.

Baca Juga:

Berdasarkan data yang dirangkung dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiga daerah tersebut, dampak kerusakan terparah di Kabupaten Bantul. Laporan pohon tumbang di Bumi Projotamansari tercatat ada 13 titik yang tersebar di tujuh kecamatan yakni Banguntapan, Dlingo, Bambanglipuro, Sanden, Sewon, Kasihan, dan Bantul.

Terjadi di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta.

Pohon tumbang di Bantul ini menyebabkan menimpa tiga rumah, enam jaringan listrik, menutup lima akses jalan, satu kandang, dan satu kendaraan. 

Sedangkan dampak angin kencang di Bantul membuat puluhan rumah pada bagian atap mengalami kerusakan karena tersapu angin dan beterbangan. Angin kencang ini tercatat ada 32 titik dengan dampak antara lain 30 rumah, satu kendaraan, dan satu baliho roboh dengan lokasi di Kecamatan Banguntapan, Piyungan, dan Dlingo. Dilaporkan juga ada gerakan tanah terjadi di Kecamatan Kasihan.

Baca Juga:

Sedangkan di Kabupaten Sleman, pohon tumbang dilaporkan terjadi di lima lokasi di Kecamatan Kalasan dan Ngaglik. Setidaknya ada sembilan rumah mengalami kerusakan dan satu bangunan roboh. Untuk Kota Yogyakarta hanya satu laporan pohon tumbang di Kecamatan Mantrijeron.

BMKG Yogyakarta menghimbau kepada masyarakat DIY agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem mmengingat saat ini sebagian besar wilayah DIY sudah memasuki musim hujan. Pasalnya dengan kondisi tersebut, masih berpeluang dalam beberapa hari ke depan terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang dengan durasi yang panjang. Dampak terjadinya longsor, banjir maupun banjir bandang. []

Berita terkait
Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Sabang Aceh
Akibat hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan satu pohon tumbang di badan jalan Kota Sabang, Aceh.
38 Rumah di Deli Serdang Rusak Dihajar Angin Kencang
Hujan disertai angin kencang di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menyebabkan puluhan rumah warga di dua kecamatan mengalami kerusakan.
Kata BMKG Penyebab Angin Kencang di Yogyakarta
Angin kencang melanda sebagian besar wilayah DIY. Diperkirakan masih terjadi beberapa hari ke depan. Berikut daerah yang dilanda angin kencang.
0
Kimia Farma Impor Vaksin Shinoparm 7,5 Juta Dosis
Kimia Farma sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan produsen vaksin Shinoparm untuk impor 7,5 juta vaksin program gotong royong.