UNTUK INDONESIA
Data Harun Masiku Telat, Yasonna Laoly Tuding Vendor
Menkumham Yasonna Laoly menyalahkan pihak vendor atas keterlambatan data caleg PDIP Harun Masiku di bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (kedua kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020). (foto: Tagar/Fernandho Pasaribu).

Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly menyalahkan vendor penyedia Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), menyoal keterlambatan masuknya 120.661 data pelintasan di server bandara dan keimigrasian Soekarno-Hatta (Soetta). Dari banyaknya data yang terlambat, salah satunya adalah data caleg PDI Perjuangan Harun Masiku yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Lantas Yasonna Laoly mengatakan akan segera melayangkan surat pemanggilan kepada vendor. Jika ditemukan adanya tindak pidana, maka akan dia laporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga: Istri Harun Masiku Ikut Menghilang di Gowa

Dia harus tanggungjawab. Habis disuruh latih orang dibiarin begitu aja itu terlalu gampang. Dan kesalahannya itu fatal banget.

"Ini kami rapat dulu, saya akan segera siapkan. Gak benar (keterlambatan data), itu fatal. Kan kita harus lihat dulu apakah ada unsur pidananya. Tapi saya harus minta pertanggungjawaban," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

Meskipun data-data tersebut tidak hilang, namun Yasonna memastikan vendor itu sudah masuk dalam daftar hitam, mengingat dampak yang ditimbulkan teramat besar, hingga membuat publik gaduh.

"Kalau blacklist kita pasti blacklist lah, tapi kan ini kerugiannya besar dan berbahaya sekali kan. Masa lupa saja gak di-ini, sesudah pelatihan tiba-tiba memang gak hilang datanya, tapi kan sistem itu di sana kan," ujarnya.

Baca juga: Soal Harun Masiku DPR Minta Yasonna Pidanakan Vendor

Yasonna menegaskan vendor harus bertanggungjawab karena ada keterlambatan data Harun Masiku. Dia menganggap persoalan ini sudah sangat fatal.

"Sangat berbahaya juga. Dia harus tanggungjawab. Habis disuruh latih orang dibiarin begitu aja itu terlalu gampang. Dan kesalahannya itu fatal banget, sangat fatal," kata dia. []

Berita terkait
Demokrat Usul Panja Terkait Keberadaan Harun Masiku
Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat, Benny K Harman meminta agar dibentuk Panja DPR untuk menyelidiki keberadaan Harun Masiku.
Tidak Main Medsos, Harun Masiku Sulit Dilacak KPK
Pelaksana Tugas Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengaku terganjal menangkap Harun Masiku, karena caleg PDIP itu tak main medsos.
Sanksi Kacaunya Data Harun Masiku Diputuskan Yasonna
Sanksi kesimpangsiuran data pelintasan caleg PDIP Harun Masiku di Bandara Soekaro Hatta akan diputuskan Menkumham Yasonna Laoly.
0
Fadli Zon Sebut Ahok Anak Emas Jokowi, Kenapa?
Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menilai Presiden Jokowi menganakemaskan Komisaris Utama Pertamina, Ahok. Kenapa?