UNTUK INDONESIA
Dampak dan Cara Menyaksikan Gerhana Matahari Cincin
Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami gerhana matahari cincin. Berikut BMKG menjelaskan dampak dan cara tepat mengamati fenomena langit itu.
Pelajar di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dibekali bagaimana cara menyaksikan gerhana matahari melalui teleskop di Kanwil Kemenag Aceh, Banda Aceh, Selasa 19 November 2019. (Foto: Tagar/Muhammad Fadhil)

Yogyakarta - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut mengalami gerhana matahari cincin (GMC) pada 26 Desember 2019 mendatang. Warga Yogyakarta bisa mengamati GMC sebanyak 65 persen. Mulai 10:56 WIB, puncaknya 12:47 dan berakhir 14:28 WIB. Lalu apa dampak atau efek yang ditimbulkan dari gerhana matahari cincin?

Kepala Seksi Observasi Stageof Yogya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Budiarta mengatakan fenomena langit berupa GMC memiliki dampak sebelum, saat terjadi, dan sesudah. Terutama dampak dari kondisi cuaca, angin, dan gelombang laut.

Efeknya pada cuaca adalah efek lokal yang terlintasi daerah cincin. Pencahayaan matahari di wilayah yang terlintasi GMC berkurang beberapa saat, namun hal ini perlu ditelaah lebih lanjut. "Beberapa penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu, sementara kelembaban udara meningkat," kata Budiarta kepada Tagar, Sabtu, 7 Desember 2019.

Sementara itu, efek GMC pada pasang surut air laut memang ada, namun peristiwa pasang surut air laut sangat bergantung juga pada karakteristik pantainya. "Gelombang laut Selatan DIY tidak berdampak terhadap fenomena ini," katanya.

Pada saat gerhana matahari cincin 26 Desember 2019, matahari tidak akan hilang dari pandangan pengamatan. Fenomena menarik ini tentunya sayang untuk dilewatkan begitu saja. Untuk itu, Budi mengimbau kepada masyarakat saat waktu terjadinya gerhana matahari cincin.

Menurut dia warga boleh menikmati fenomena ini tetapi dengan cara yang benar. Pengamatan tidak boleh menatap langsung matahari. Jangan menggunakan kacamata hitam biasa, film foto atau film rontgen.

Pengamatan gerhana matahari menggunakan teleskop tanpa filter dapat membakar mata secara langsung.

Pengamatan harus menggunakan filter matahari yang cukup pekat agar cahaya yang diterima mata tidak membahayakan. Pun selama proses gerhana, pengamatan harus selalu menggunakan filter atau penyaring.

Misalnya masyarakat menggunakan kacamata gerhana. Jika tidak memiliki filter, bisa menyaksikan gerhana matahari secara tidak langsung lewat bayangan matahari yang diproyeksikan pada medium seperti kertas, karton atau kotak pinhole

"Masyarakat harap hati-hati. Pengamatan gerhana matahari menggunakan teleskop tanpa filter dapat membakar mata secara langsung," katanya.

Seperti diketahui sebagian wilayah Indonesia akan mengalami GMC pada 26 Desember 2019. GMC sebelumnya yang dapat diamati di Indonesia pada 22 Agustus 1998, jalur cincin melewati Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian utara. Sementara GMC pada 26 Januari 2009, jalur cincin melewati Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.

Sementara itu, GMC pada 26 Desember 2019 yang diamati di Indonesia puncak gerhana paling awal di Sabang sekitar pukul 11:49 WIB dan waktu puncak paling akhir di Jayapura sekitar pukul 15:51 WIT. 

Untuk waktu berakhirnya gerhana terawal terjadi di Sabang, Aceh sekitar pukul 13: 48 WIB dan selesai terakhir terjadi di Sorendiweri, Papua pukul 17:00 WIT. Secara umum durasi GMC di sebagian daerah di Indonesia berkisar 3,5 menit.[]

Baca Juga:

Berita terkait
Catat, 26 Desember Indonesia Gerhana Matahari Cincin
Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019. Tiga kota di Indonesia bisa mengamati hingga 90%.
Gerhana Matahari di Aceh Jangan Dikaitkan Takhayul
Gerhana matahari cincin total akan melintasi Provinsi Aceh pada 26 Desember 2019 mendatang yakni Kabupaten Simeulue dan sebagian Aceh Singkil.
Daftar Film Bertema Gerhana Matahari
Gerhana Matahari Total adalah fenomena langka dan menarik bagi warga bumi termasuk kalangan astronom.
0
Kunjungi Jakarta, Figo Promosikan EURO 2020
Legenda Portugal Luis Figo mengunjungi Jakarta mempromosikan EURO 2020, Minggu 26 Januari 2020. Piala Eropa edisi ke-60 ini digelar di 13 kota.