Covid-19 Varian Delta Lebih Menular Dibanding Varian Lain

Varian delta virus corona, pertama kali ditemukan di India, 40% lebih menular dibandingkan varian alpha (yang ditemukan di Inggris)
Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, memberi kata sambutan dalam program vaksinasi Covid-19 di Oxford, Inggris, 2 Juni 2021. (Foto: voaindonesia.com - Jacob King/Pool via Reuters)

London - Menteri Kesehatan (Menkes) Inggris, Matt Hancock, mengatakan bahwa varian delta virus corona, yang pertama kali ditemukan di India, kemungkinan 40% lebih menular dibandingkan varian alpha (yang ditemukan di Inggris).

Menkes Hancock mengatakan hal itu kepada para wartawan, Minggu, 6 Juni 2021, bahwa varian delta itu telah menjadi varian dominan di negara itu, menggantikan varian alpha yang pertama kali ditemukan di Kota Kent. Hancock mengatakan varian delta itu mungkin bisa mengancam rencana untuk mencabut aturan pembatasan sosial berskala besar sebelum 21 Juni 2021.

Anggota keluarga Vijay RajuAnggota keluarga Vijay Raju, yang meninggal karena Covid-19, berkabung sebelum dikremasi di tempat krematorium di desa Giddenahalli di pinggiran Bengaluru, India, 13 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Hancock menekankan pentingnya rakyat Inggris untuk divaksin. Dia mengatakan data awal memperlihatkan vaksin itu efektif melawan varian delta setelah masyarakat menerima dua dosis.

Menurut Pusat Riset Virus Corona Johns Hopkins, saat ini, 40% penduduk Inggris telah divaksin dosis lengkap. Kasus-kasus baru Covid-19 telah berkurang tajam sejak Inggris memulai kampanye vaksinasi.

John Hopkins melaporkan, Minggu, 6 Juni 2021, pagi bahwa kasus Covid-19 global telah mencapai 173 juta, dengan jumlah kematian mendekati 4 juta (vm/pp)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Nama Varian Covid-19 Dengan Alfabet Yunani Hindari Stigma
WHO akan ganti penyebutan nama varian Covid-19 untuk hapus stigma negara-negara di mana jenis varian baru virus corona pertama kali dilaporkan
0
Al-Khelaifi Serang Barcelona Karena Mau Tarik Neymar
Al-Khelaifi mengatakan kepada wartawan bahwa Neymar tidak ingin bergabung dengan Barcelona, dan Barcelona dililit masalah keuangan