Ciri Investasi Bodong Berkedok Arisan Online

kasus investasi bodong kembali terangkat ke permukaan. Salah satu jebakan yang menjerat masyarakat Indonesia sebagai modus untuk menipu.
Ilustrasi - Seseorang yang terkena penipuan. (Foto: Tagar/Pexels/Mikhail Nilov)

Jakarta - Belakangan ini, kasus investasi bodong kembali terangkat ke permukaan. Salah satu jebakan yang menjerat masyarakat Indonesia sebagai modus untuk menipu para anggotanya adalah arisan online.

Berbagai laporan yang terungkap akibat modus meresahkan ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja, namun juga di berbagai daerah, seperti Cilacap, Grobogan, Makasar dan beberapa daerah lain. Bahkan, kasus ini diduga juga terjadi di Salatiga yang kerugiannya ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Dengan meyakinkan peserta incarannya lewat penggunaan jasa promosi influencer, Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan telah mencatat ada 17 laporan atau informasi terkait investasi ilegal ini pada tahun lalu. 

Oleh karenanya, seluruh masyarakat Indonesia diharapkan bisa lebih waspada dan tidak mudah tergiur akan kemunculan bentuk investasi ilegal ini. Supaya tidak tertipu, berikut ciri investasi bodong berkedok arisan online yang perlu kamu ketahui.


1. Tidak konsisten

Kejanggalan pertama yang patut diwaspadai saat kamu ingin memulai arisan online adalah adanya perjanjian yang tidak konsisten. Kamu harus berhati-hati jika ada pengelola arisan yang menawarkan perjanjian yang berbeda-beda kepada tiap pesertanya. Terlebih, jika cara pelaksanaannya juga berbeda dengan hal yang telah dijanjikannya.


2. Kerap mengundur waktu pengumuman pemenang

Mengulur waktu pengocokan atau pengumuman pemenang merupakan salah satu ciri investasi berkedok arisan bodong yang perlu diwaspadai. 

Jangan mudah terlena dengan alasan yang pengelola arisan buat, baik dalam segi jumlah arisan maupun dari segi jangka waktunya. Oleh karena itu, sebelum mengikuti arisan online, kamu harus mengecek dan meriset orang yang akan mengelola arisan mu.


3. Keuntungan tinggi

Sama seperti jenis investasi bodong pada umumnya, menjanjikan keuntungan yang tinggi dengan risiko rendah merupakan salah satu ciri investasi abal-abal yang perlu kamu ketahui. 

Oleh sebab itu, janganlah mudah tergiur dan gelap mata dengan tawaran yang sangat menjanjikan bagi sebagian orang ini. Kamu harus memperhatikan dari mana uang tersebut berasal dan melihat apakah hasil keuntungannya masuk akal atau tidak. Mengingat, tidak ada jenis usaha yang instan karena umumnya membutuhkan waktu untuk berproses.


4. Promosi mewah

Jangan tergiur jika ada arisan online yang melakukan promosi dengan hadiah motor, mobil, emas batangan, dan barang-barang mewah lainnya. 

Terlebih jika promosi tersebut menawarkan keuntungan lebih dari dana yang telah terkumpul dan dilakukan oleh pengelola arisan yang baru memulai aksinya. 

Selain itu, hindari juga tawaran arisan mewah yang dipromosikan melalui sosial media, seperti WhatsApp, Telegram, Instagram, dan Facebook.

(Eka Cahyani)

Berita terkait
Ingin Investasi Kos-Kosan? Kenali dulu Kekurangannya
Kamu harus mengenali terlebih dahulu kelemahan-kelemahannya. Sebelum memutuskan untuk menekuni bisnis kos-kosan yang terlihat menjanjikan.
Cara Berinvestasi dengan Membeli Saham di IPOTGO
Aplikasi Ipotgo bisa dipasang dalam komputer maupun smartphone dan platform ini sangat memudahkan para investor untuk berinvestasi.
6 Reksadana Syariah, Investasi Halal Modal Kecil
Reksadana yang berlandaskan prinsip syariah ini menerapkan akad mudharabah dan wakalah dalam proses transaksinya.
0
Tekan Kekuatan, UOB Group Akuisisi Bisnis Consumer Citigroup
UOB telah membuat kesepakatan dalam mengakuisisi bisnis consumer dari Citigroup di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.