UNTUK INDONESIA
Catat Rekayasa Lalu Lintas di Malioboro Yogyakarta
Dishub Yogyakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Malioboro pada 2 November 2020. Rencananya akan dilakukan penataan Malioboro.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti. (Foto: Tagar/Rahmat Jiwandono)

Yogyakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan rekayasa lalu lintas di sirip-sirip jalan sekitar Malioboro. Rencananya rekayasa lalu lintas dimulai pada 2 November 2020.

"Kami akan uji coba rekayasa lalu lintas di sirip-sirip Malioboro selama dua minggu ke depan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Dishub DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat, 23 November 2020.

Kami ingin menata Malioboro menjadi kawasan yang menarik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Malioboro bebas kendaraan bermotor. Diutamakan adalah para pejalan kaki atau pedestrian. Selain itu juga untuk penarik becak kayuh dan andong yang ada di Malioboro. 

Pihaknya ingin menata kawasan Malioboro bebas dari polusi asap kendaraan dan tidak macet.

Baca juga:

"Kami ingin menata Malioboro menjadi kawasan yang menarik," ucapnya.

Adapun persiapan rekayasa lalu lintas yakni berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, polisi lalu lintas, dan satuan polisi pamong praja. "Kami sudah menyiapkan rambu-rambu serta petugas untuk mengatur lalu lintas," kata dia.

Berikut rekayasa lalu lintas di sirip-sirip Malioboro:

1. Melarang kendaraan bermotor untuk melalui ruas jalan Malioboro dan jalan Margo Mulyo, kecuali bus transjogja, kendaraan tidak bermotor, ambulance, pemadam kebakaran, kendaraan patroli, dan tamu keresidenan.

2. Melakukan sistem satu arah pada Jalan Mataram dan Suryotomo dengan menerapkan searah lalu lintas dari selatan ke utara.

3. Melakukan sistem satu arah pada jalan Abu Bakar Ali dan Pasar Kembang dengan menerapkan searah lalu lintas dari timur ke barat dimulai dari Simpang Kleringan hingga simpang Badran/Jlagran.

4. Melakukan sistem satu arah pada Jalan Gandekan dan Jalan Bhayangkara dengan menerapkan lalu lintas dari selatan ke utara dimulai dari simpang PKU Muhammadiyah sampai simpang Pasar Kembang.

5. Melakukan sistem satu arah pada Jalan Letjen Suprapto dengan menerapkan searah lalu lintas dari utara ke selatan dimulai dari simpang Badran/Jlagran sampai simpang Ngabean.

6. Lalu lintas di Jalan KH Ahmad Dahlan hingga jalan Pangeran Senopati dapat digunakan untuk lalu lintas dua arah, baik dari timur ke barat atau sebaliknya.

7. Manajemen dan rekayasa lalu lintas pada sekitar jembatan Kleringan:

a. Lalu lintas dari simpang Tugu yang akan menuju pasar kembang dapat langsung belok kanan.

b. Lalu lintas dari arah jalan Mataram yang akan menuju Kota Baru dapat menggunakan bukaan median yang berada di sebelah timur gardu PLN.

c. Lalu lintas dari arah Kota Baru yang akan menuju Pasar Kembang tetap mengikuti arus lalu lintas seperti semula.

d. Bus pariwisata daria rah Magelang dan Solo yang melintas di Jalan Margo Utomo menuju tempat parkir Abu Bakar Ali harus lewat di bawah jembatan Kleringan sebelah timur kali Code.

8. Perubahan akses pintu masuk tempat parkir ABA, yang semula di sisi barat pindah ke sisi timur.

9. Bus pariwisata dari arah Gembiraloka untuk parkir di Senopati atau Ngabean, tidak parkir di ABA.

10. Jalan penyangga seperti jalan Sosrowijayan, Dagen, Perwakilan, Pajeksan, Suryatmajan, Gandekan, Pabringan dapat digunakan untuk lalu lintas dua arah namun tidak boleh melintas jalan Malioboro. []

Berita terkait
Rekayasa Lalu Lintas Penataan Tugu Pal Putih Yogyakarta
Polresta Yogyakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Simpang Empat Tugu Pal Putih Yogyakarta. Penutupan dilakukan untuk penataan.
Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta Dapat 5 Medali
Mewakili Yogyakarta, Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa sukses membawa pulang lima medali di ajang Kompetisi Sains Nasional tahun 2020.
Lagi, ASN di Pemkot Yogyakarta Positif Terpapar Virus Corona
Satu ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta positif terpapar virus. Ada 12 rekan kerja yang diswab dan hasilnya negatif.
0
Catat Rekayasa Lalu Lintas di Malioboro Yogyakarta
Dishub Yogyakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Malioboro pada 2 November 2020. Rencananya akan dilakukan penataan Malioboro.