UNTUK INDONESIA
Cara Praktis Mengatasi Bau Mulut
Bau mulut tak sedap biasanya menjadi masalah sosial yang efeknya bisa membuat seseorang merasa minder. Berikut cara praktis mengatasi bau mulut.
Ilustrasi bau mulut. (Foto: bowenfamilydds.com)

Jakarta - Bau mulut tak sedap biasanya menjadi masalah sosial yang efeknya bisa membuat seseorang merasa minder hingga dijauhkan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. 

"Bau mulut itu atau medisnya biasa disebut halitosis. Halitosis itu adalah bau yang tidak sedap yang berasal dari rongga mulut dan biasanya merupakan hasil dari proses metabolisme bakteri-bakteri dari rongga mulut. Apabila ada makanan atau gula yang menyelip disela-sela gigi atau rongga mulut itu bisa dimatabolismekan sama bakteri, sehingga menyebabkan bau mulut," ucap dokter umum Giorgio Barnes Komala melalui Channel YouTube SKWAD Health yang dikutip Tagar, Sabtu, 1 Agustus 2020. 

Menurut dia, ada dua penyebab bau mulut itu bisa terjadi pada seseorang yaitu pertama yang berasal dari rongga mulut dan kedua di luar rongga mulut. "Penyakit-penyakit lain dari rongga mulut sendiri ini merupakan 90 persen penyebab terbesar dari halitosis atau bau mulut. 10 persen diluar itu berasal dari penyakit lain dan untuk penyakit di rongga mulut sendiri sebenarnya adalah gigi berlubang, penyakit dari gusi itu juga bisa menyebabkan bau mulut dan masalah-masalah dari rongga mulut lainnya," ucap dokter Giorgio Barnes. 

Ada beberapa cara mengatasi bau mulut itu sendiri, seperti menjaga kebersihan rongga mulut, menyikat gigi dua kali sehari secara teratur, flossing, mouthwash (obat kumur), dan kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. 

Dengan kita menjaga hidrasi atau cairan yang cukup baik, itu bisa menghilangkan bau mulut itu sendiri.

"Apabila kita sudah melakukan cara-cara di atas, tetapi kita masih mengalami bau mulut atau bahkan orang-orang disekitar kita masih komplain terhadap kita tentang bau mulut, tidak ada salahnya kita pergi ke dokter gigi untuk dilihat atau dicek apakah ada masalah atau tidak," ujar dr. Giorgio. 

Selanjutnya, Anda juga bisa minum air putih yang banyak untuk menghilangkan bau mulut. "Dengan kita menjaga hidrasi atau cairan yang cukup baik, itu bisa menghilangkan bau mulut itu sendiri. Kita juga bisa mengunyah permen karet yang berbau mint atau lainnya. Proses kita mengunyah jadinya aliran air liur itu akan lebih lancar. Makanya bau mulut bisa berkurang," kata dokter Giorgio. 

Mungkin tak sedikit orang menanyakan apakah bau mulut itu normal? Dokter Giorgio menjawab kondisi bau mulut bisa dikatakan normal, seperti saat bangun tidur dan berpuasa seharian, atau ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang berbau khas. 

"Diluar itu biasanya ada kondisi kesehatan yang berhubungan dengan rongga mulut atau penyakit lainnya. Kenapa sih kita bilang kalau kondisi ini normal? Jadi kalau kita sedang tidur atau berpuasa kita tidak mengunyah, tidak makan dan minum, aliran dari air liur itu biasanya lebih stagnan atau tidak lancar. Itulah yang akan menyebabkan bau mulut. Semua biasanya hilang setelah makan atau minum sesuatu," tutur dr. Giorgio Barnes. []

Baca juga:

Berita terkait
Kesalahan dalam Menjalankan Perawatan Kulit Berminyak
Kulit berminyak tentu harus dirawat dengan benar dan tepat agar tetap sehat. Namun, seringkali sebagian orang melakukan kesalahan dalam merawatnya.
Cara Menjaga Tubuh Sehat untuk Wanita Usia 40 Tahun
Bagi wanita yang memasuki usia 40 tahun mulailah waspada untuk menjaga kesehatan tubuh karena di umur tersebut sangat rentan terhadap penyakit.
Kebiasaan yang Harus Dihindari Saat Merawat Ketiak
Ketiak yang putih dan bersih tentu menjadi dambaan setiap orang. Berikut beberapa kebiasaan buruk yang bisa membuat kulit ketiak rusak.
0
Cara Praktis Mengatasi Bau Mulut
Bau mulut tak sedap biasanya menjadi masalah sosial yang efeknya bisa membuat seseorang merasa minder. Berikut cara praktis mengatasi bau mulut.