UNTUK INDONESIA
Bocah 7 Tahun di Simalungun Dianiaya Ibu Kandung
Bocah perempuan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diduga menjadi korban penganiayaan ibu kandung.
Kekerasan Anak (Foto: Pixabay/geralt).

Simalungun - PM, seorang bocah perempuan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diduga menjadi korban penganiayaan ibu kandungnya sendiri, PS, 30 tahun. Penganiayaan itu dilakukan dengan alasan sang anak dituduh sering mencuri uang.

Informasi dihimpun, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Dusun Parmonangan, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Minggu 20 Oktober 2019.

Sementara, akibat penganiayaan, PM mengalami luka di sekujur tubuh dan wajah bocah usia 7 tahun itu.

Kasus ini sudah kita tangani. Sementara si anak dituduh sering mencuri uang

Kasubbag Humas Polres Simalungun, Iptu Lukman Hakim Sembiring membenarkan kejadian tersebut. Lukman menyebut saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

Dikatakannya, PS dilaporkan oleh tetangganya ke Polres Simalungun. "Pelapor mendengar suara tangisan si anak saat pulang dari rumah ibadah," katanya, Selasa 22 Oktober 2019.

Mengetahui anak mendapat penganiayaan, kata Lukman, oleh warga setempat PM dilarikan ke Puskesmas Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kasus ini sudah kita tangani. Sementara si anak dituduh sering mencuri uang," tandas Lukman. []

Berita terkait
Sekolah Terima Kembali Anak Pelaku Penganiayaan Guru
Anak pelaku penganiayaan guru di Gowa Sulawesi Selatan kembali diterima pihak sekolah karena tidak ada sekolah yang mau menerimanya.
Polres Gowa Amankan Pelaku Penganiayaan Guru
Dua pelaku penganiayaan guru di Kabupaten Gowa ditangkap Polres Gowa.
Tujuh Pelajar Aceh Ditangkap Terkait Penganiayaan
Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polresta Banda Aceh menangkap tujuh tersangka terkait pembunuhan Haris Ananda, 16 tahun, pelajar, Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh.
0
Kompetisi Amatir Liga 3 DIY Ditiadakan
Kompetisi sepak bola amatir di Yogyakarta untuk tahun 2020 tidak digulirkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY. Pandemi menjadi pertimbangan.