UNTUK INDONESIA
BMKG Ingatkan Potensi Longsor di Dataran Tinggi Aceh
BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi Aceh untuk mewaspadai tanah longsor akibat hujan lebat.
Ilustrasi - Lokasi longsor di lintasan jalan nasional Banda Aceh-Aceh Jaya tepatnya di pegunungan Paro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat, 8 Mei 2020. (Foto: Tagar/Dok. BPBA)

Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Aceh, khususnya yang tinggal di daerah dataran tinggi untuk selalu mewaspadai hujat lebat yang mengakibatkan longsor.

“Untuk daerah-daerah pegunungan supaya hati-hati longsor, banjir bandang seperti Aceh Tenggara sendiri, itu di samping hujan lebat, juga perlu diwaspadi kalau Aceh Tenggara itu berpotensi terjadi petir,” ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh, Zakaria, Sabtu, 19 September 2020.

Kata Zakaria, adapun wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat dalam dua hari ke depan adalah Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Gayo Lues, Nagan Raya, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Sabang, Subulussalam dan Pidie Jaya.

“Walaupun memang tidak semua daerah dalam tiga hari ini sama terjadi hujannya. Mungkin hari ini di Pidie, besok Aceh Tamiang,” kata Zakaria.

Untuk daerah-daerah pegunungan supaya hati-hati longsor, banjir bandang seperti Aceh Tenggara sendiri.

Ia menjelaskan, hujan lebat tersebut terjadi akibat masih terjadi belokan angin di Aceh. Selain itu, anomali cuaca juga menunjukkan suhu muka laut plus 1 sampai dengan plus 3 derajat celsius.

Baca juga:

“Ini menandakan bahwa akan ada potensi peningkatan uap air dari laut. Khususnya di laut Andaman, Samudera Hindia, barat Sumatera, dan juga Selat Malaka,” katanya.

“Ini menunjukkan bahwa di sekeliling kita perairannya masih hangat, yang berpotensi besar akan terjadi penguapan yang berpengaruh ke daratan Aceh, sehingga dapat terjadi hujan sedang hingga lebat,” ujar Zakaria menambahkan. []

Berita terkait
Cara Warga Banda Aceh Memperingati World Cleanup Day
Warga Banda Aceh mengkampanyekan gerakan World Cleanup Day (WCD) lewat aksi pemilahan sampah di rumah warga Gampong Alue Deah Teungoh, Banda Aceh.
Akibat Pasien Tidak Jujur 4 Dokter di Aceh Positif Covid-19
Empat dokter di Kota Langsa, Aceh terpapar virus corona akibat pasien tidak jujur dalam riwayat perjalanannya.
Gubuk Reyot Tempat Tinggal Delapan Mualaf di Aceh
Mualaf di Aceh Selatan, Fatima Telaumbanua dan keluarganya diketahui tinggal di tempat yang tidak layak huni.
0
Pandemi, Kredit Bank Jatim ke UMKM Naik 12,24 Persen
Bank Jatim mencatat pertumbuhan penyaluran kredit untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar 12,24 persen menjadi Rp 6,46 triliun.