UNTUK INDONESIA
Bioskop Film Nyaris Mati, Sutradara James Bond 'Teriak'
Sutradara James Bond seri Skyfall, Sam Mendes tak tahan lagi. Ia teriak agar industri bioskop lepas dari ancaman nyaris mati.
Sutradara James Bond seri Skyfall, Sam Mendes. (Foto: Sony Pict)

Jakarta - Sutradara James Bond seri Skyfall, Sam Mendes tak tahan lagi dengan hantaman pandemi virus corona atau Covid-19 terhadap sektor film dan mata rantai bisnis layar lebar. Sam 'teriak' agar pemerintah Inggris turun tangan 'menyelamatkan' industri bioskop dari ancaman nyaris mati.

Peraih penghargaan di ajang bergengsi Academy Award lewat film 1917 tersebut mengatakan pandemi Covid-19 merupakan tantangan terbesar bagi budaya di Inggris sejak pecahnya perang dunia ke-2. Ia mengibaratkan kedua momen itu memiliki efek yang dahsyat terhadap cara hidup yang berkembang di Inggris sejak generasi ke generasi.

"Teater [bioskop] dan live entertaiment dalam bahaya besar dari ancaman menghilang sama sekali," kata Mandes, dikutip dari film-news.co.uk, Sabtu 6 Juni 2020.

Sebab itu ia memohon agar pejabat terkait membuat 'paket penyelamatan' di industri teater Inggris yang meliputi gedung atau ruangan tempat pertunjukan film.

[Bantuan] memberikan manfaat bagi mereka yang ada dalam seni pertunjukan.

Ia mencatat bagaimana layanan streaming film diminati dan meraih popularitasnya menggerus industri bioskop sejak kebijakan lockdown untuk menekan penyebaran virus corona diterapkan di Inggris. Sangat tidak bijak, kata Mendes, ekosistem film yang dimulai dari kebudayaan teater dan bioskop tidak dibantu oleh industri streaming film yang tak terdampak Covid-19.

"Akan sangat ironis jika layanan streaming [film] --Netflix, Amazon Prime-- yang melalui proses akting, produksi, menulis naskah dan pengarahan bakat terbaik harus membuat jutaan orang 'terlockdown' dari kebudayaan yang mengembangkan hal itu," ujar sutradara American Beauty tersebut.

SkyfallAdegan film James Bond seri Skyfall garapan sutradara Sam Mendes. (Foto: Sony Pict)

Pria yang memulai karier di dunia film sejak tahun 1993 itu mengaku juga sempat berkomunikasi dengan para bos perusahaan streaming film membahas hantaman Covid-19 terhadap industri bioskop layar lebar di Inggris. Ia mendorong para bos tersebut untuk memberi sebagian keuntungan yang diraup ketika pandemi kepada budaya teater film dan seni pertunjukan.

"[Bantuan] memberikan manfaat bagi mereka yang ada dalam seni pertunjukan," ujarnya.

Menurut Mendes, ada sejumlah opsi untuk menyelamatkan sektor film dan mata rantai bisnis layar lebar. Ia menyarankan pemerintah suatu negara untuk memberikan pajak seringan-ringannya kepada industri tersebut.

Kebijakan lain yang patut dilakukan pemerintah suatu negara, termasuk Inggris, adalah mengalokasikan anggaran negara untuk membantu freelancer atau pekerja lepas dan seniman yang memiliki usaha di industri film.

Mendes menambahkan, politikus juga dapat memberikan manfaat kepada industri layar lebar dan turunannya dengan memandang bioskop sebagai sektor investasi potensial. Ia menilai sejumlah sarannya ini dapat mendukung dunia film dalam jangka panjang. "Ini adalah tawaran bagi pemerintah untuk menjadi mitra dalam bisnis yang [terbukti telah meraih] sukses," tutur dia. []

Berita terkait
Film Ratu Ilmu Hitam Siap Temani Libur Lebaran 2020
Sejumlah judul film termasuk Pretty Boys dan Ratu Ilmu Hitam dapat disaksikan pelanggan GoPlay menemani libur lebaran 2020.
Hanung-Zaskia, Bikin Film Sama Anak Saat di Rumah Aja
Hanung Bramantyo-Zaskia Adya Mecca mengajak anak-anak bikin film pakai hape, saat menjalani kehidupan di rumah aja pada masa pandemi Covid-19.
Waktunya Redaksional Ketat ke Konten YouTuber Indonesia?
Apakah perlu redaksional ketat terhadap karya YouTuber Indonesia buntut dari sejumlah konten memperkeruh situasi pandemi Covid-19.
0
Esok, Lion Air Group Mulai Layani Jadwal Domestik
Lion Air, Wings Air, Batik Air member of Lion Air Group berencana memulai operasional penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal domestik.