UNTUK INDONESIA
Bendera Bertuliskan Tauhid Saat Jalan Santai di Sulsel
Bendera bertuliskan kalimat tauhid berkibar di gerak jalan santai di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.
Siswa membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid saat gerak jalan santai di Palampang, Kecamatan Rilau ale, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. (Foto: Ist)

Bulukumba - Bendera hitam yang bertuliskan kalimat tauhid berkibar ditengah gerak jalan santai dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) di Palampang, Kecamatan Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Sabtu 17 Agustus 2019.

Bendera bertuliskan tauhid ini dibawa oleh barisan peserta gerak jalan atau siswa-siswi dari sekolah Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Palampang. Bendera tulisan tauhid ini berada ditengah dan samping kiri kanannya juga ada bendera Indonesia (Merah Putih) dan Palestina.

Barisan gerak jalan ini pun mencuri perhatian masyarakat yang menyaksikannya. Karena selain mereka juga bawa bendera, siswa-siswi ini juga kompak mengenakan seragam serba hitam-hitam. Dan aksi tersebut diabadikan oleh masyarakat dengen memotretnya lalu foto itu di posting di sosial media, hingga pada akhirnya viral.

Foto ini di posting oleh beberapa akun Facebook seperti akun bernama Ilham Alqanuni. Postingan ini pun sontak menjadi perbincangan netizen dan beranggapan bahwa bendera tulisan tauhid tersebut merupakan bendera HTI.

Viralnya foto gerak jalan santai ini, langsung di respon oleh aparat kepolisian dari Polres Bulukumba. Petugas langsung menelusuri hal tersebut dan menemukan bahwa bendera tulisan tauhid itu dibawa pada saat lomba gerak jalan santai tingkat kecematan Rilau Ale, Bulukumba, Sulsel.

"Lagi di kroscek dinda, kami dengan kasat intel lagi kroscek," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra kepada Tagar melalui pesan singkat, Minggu 18 Agustus 2019, dini hari.

Selain melakukan penyelidikan, petugas juga telah memintai keterangan sejumlah saksi, seperti siswa-siswi yang membawa bendera, kepala sekolah hingga guru pembimbing. Dan berdasarkan keterangan para saksi ini, bahwa mereka sama sekali tidak ada pemahaman ke HTI, melainkan mereka membawa bendera hanya karena mengagungkan kalimat tauhid.

"Hasil pemeriksaan dan keterangan mereka, semua itu murni kalimat tauhid dinda, tidak ada maksudnya memasang bendera HTI," bebernya.

Perlu diketahui,berbagai cara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak sedikit masyarakat melakukan berbagai kegiatan, seperti dengan pesta rakyat, kegiatan sosial dan khusus untuk kalangan pelajar di Kabupaten Bulukumba, lomba gerak jalan santai memang merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya di perlombakan oleh pemerintah. []

Baca juga:

Berita terkait
Diperiksa Tujuh Jam, Bupati Bulukumba Tidak Ditahan
Bupati Bulukumba dicecar 40 lebih pertanyaan oleh penyidik Kejati Sulsel dalam kasus dugaan korupsi.
Kejati Periksa Bupati Bulukumba Terkait Kasus Korupsi
Penyidik Kejati Sulsel melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali.
Dua Waria Bulukumba Naik Haji
Dua Wanita Pria (Waria) asal Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan naik Haji. Berikut identitasnya.
0
Bara JP: Tunda RKUHP, Jokowi Dengar Aspirasi Rakyat
Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang menunda pembahasan rancangan KUHP.