BEI Fokus Pendalaman Pasar Modal dan Transparansi pada 2021

Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya pada pendalaman pasar modal, serta membangun kepercayaan pasar.
Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya pada pendalaman pasar modal, serta membangun kepercayaan pasar. (Foto: Tagar/asiatoday.id/Bursa Efek Indonesia).

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya untuk fokus pada pendalaman pasar modal, serta membangun kepercayaan pasar dalam hal kehandalan dan kredibilitas. Selain itu, BEI juga fokus pada inovasi untuk meluncurkan produk, layanan, dan instrumen pasar yang baru. 

Hal tersebut sejalan dengan tema pengembangan yang telah ditetapkan untuk tahun 2020 hingga 2021, yaitu “Melakukan Pendalaman Pasar Modal, Meningkatkan Efisiensi, dan Transparansi”. Selain disusun berdasarkan Master Plan BEI 2021 – 2025, serangkaian inisiatif yang akan dijalankan oleh BEI juga mempertimbangkan beberapa asumsi makroekonomi yang disampaikan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2021, dan telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono mengatakan, BEI telah melakukan finalisasi Master Plan 2021 – 2025 yang disusun sejak akhir tahun 2019 berdasarkan hasil diskusi dengan para stakeholders, dan menetapkan visi dan misi yang dibuat untuk mencapai aspirasi Bursa. Visi dan misi BEI tersebut “Menjadi Bursa Kredibel yang Menggerakkan Pendalaman Keuangan dan Memberdayakan Indonesia menjadi Ekonomi Terbesar ke-5 pada tahun 2045”. 

Dalam upaya mewujudkan aspirasi,  Bursa Efek menyiapkan sejumlah inisiatif yang ditetapkan dalam empat pilar utama pengembangan, yaitu:

Pilar I

Meningkatkan efisiensi sebagai Bursa Efek dalam penggalangan dana dan aktivitas perdagangan untuk menarik partisipasi yang lebih besar. Hal ini dapat meliputi serangkaian inisiatif yang ditujukan untuk mengoptimalkan core function Bursa, baik dari sisi supply dan demand.

Pilar II

Mengembangkan area pertumbuhan baru, termasuk pasar modal syariah. Hal ini terkait dengan inisiatif bursa dalam pengembangan produk baru meliputi derivatif, ETF (reksa dana), serta layanan di bidang pasar modal syariah.

Pilar III

Memperluas cakupan layanan perdagangan untuk memenuhi kebutuhan pelaku pasar. Pilar ini berkaitan dengan inisiatif yang ditujukan untuk pengembangan di luar core utama Bursa dan mengikuti tren bursa saham global. Hal ini juga dapat terkait  dengan inisiatif pengembangan indeks baru, optimalisasi layanan data, serta pengembangan sistem perdagangan untuk pasar obligasi, pasar uang, dan pasar valas.

Pilar IV

Menjaga pasar yang teratur melalui tata kelola dan pengawasan berteknologi tinggi. Ini merupakan pilar yang sangat penting, yaitu bagaimana Bursa mengedepankan pasar yang teratur melalui tata kelola dan pengawasan berteknologi tinggi untuk mendukung pengembangan pasar ke depan. []


Berita terkait
Jadwal Libur Lebaran Bursa Efek Indonesia 2020
Bursa Efek Indonesia atau BEI telah mengeluarkan jadwal libur Lebaran dan cuti bersama pada Mei 2020
Lantai 1 Bursa Efek Indonesia Rubuh, Sembilan Orang Patah Kaki
Selasar lantai 1 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/1), rubuh. Akibatnya sejumlah orang yang berada di lantai 1 terjatuh ke lantai lobby.
BEI: Verifikasi Data Investor Kini Selesai dalam Sehari
Berkat Ditjen Dukcapil verifikasi data investor kini selesai dalam sehari dari sebelumnya butuh waktu mingguan.
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.