Baru Dilantik Jadi Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Cuci Gudang

Sepekan baru dilantik sebagai Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Aceh.
Para pejabat dilantik di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat, 13 November 2020. (Foto: Tagar/Muhammad Fadhil)

Banda Aceh – Sepekan baru dilantik sebagai Gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022, Nova Iriansyah melakukan ‘cuci gudang’ atau mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Aceh. Dalam mutasi ini, ratusan pejabat digeser posisinya.

Pelantikan para pejabat tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah. Mereka yang dilantik dan diambil sumpah adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Pelantikan yang mengedepankan protokol kesehatan tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat, 13 November 2020 sore.

Mereka yang dilantik adalah satu orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atas nama Azwardi yang bakal bertugas sebagai Kepala Sekretariat Wali Nanggroe. Sementara Pejabat Administrator berjumlah 101 orang. Taqwallah juga melantik 217 Pejabat Pengawas.

Ini peristiwa yang sangat panjang, sudah dikerjakan sejak lama. Jika anda ingat di bulan Januari dan Februari (2020) kita pernah melakukan evaluasi.

Taqwallah mengatakan, proses penjaringan seratusan lebih pejabat di lingkungan pemerintah Aceh tersebut sudah dilakukan sejak Januari lalu.

“Ini peristiwa yang sangat panjang, sudah dikerjakan sejak lama. Jika anda ingat di bulan Januari dan Februari (2020) kita pernah melakukan evaluasi,” kata Taqwallah.

Semula, sesuai rencana pelantikan bakal dilangsungkan pada bulan Mei. Kondisi Covid-19 membuat pelantikan tertunda hingga lima bulan lamanya. Bahkan, sekitar 3 orang yang semula masuk dalam listing pelantikan dilaporkan telah meninggal dunia.

Taqwallah menyebutkan proses seleksi para pejabat tersebut dilakukan dengan tidak melibatkan banyak pihak. Karenanya Taqwallah berterimakasih kepada tim dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan atau Baperjakat, yang telah membantu proses penyeleksian hingga pelantikan hari ini.

Selain itu, Taqwallah meminta agar para pejabat yang baru diambil sumpah tersebut untuk bekerja dengan baik dan ikhlas di tempat baru. Segala bentuk administrasi di tempat yang lama agar segera dituntaskan dalam pekan ini.

“Pekerjaan di tempat lama tolong update dalam buku kerja. Tulis sisa kerjaan. Kepala SKPA antisipasi dan Senin harus selesai,” kata Taqwallah.

Pada Senin nanti, kata Taqwallah, serah-terima jabatan secara serentak bakal dilangsungkan di SKPA masing-masing dengan didampingi langsung oleh Asisten Sekda Aceh.

Seluruh pejabat yang dilantik, kata Taqwallah punya tugas yang tidak ringan. Mereka diminta memacu kerja, tidak sebatas pada standar biasa. “Tugas kita menyukseskan APBA 2020 DAN APBA 2021. Jangan buang waktu,” ujarnya. []

Berita terkait
Ternyata Ini Penyebab Pembacokan Hingga Tewas di Aceh
AM menghujam senjata tajam berkali-kali terhadap korban Khaidir yang diduga berpergian dengan istrinya berinisial ST, 35 tahun di Aceh.
Syarat Daftar Beasiswa Mahasiswa di Abdya Aceh
Pemkab Abdya, Aceh menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk beasiswa mahasiswa S1 dan D3 tahun 2020.
Sedikit Lagi, Kapal Aceh Hebat 3 Rampung, Akses Wisata Mudah
Pembangunan finishing kapal bakal dilakukan di laut lepas sebelum dikirim ke Aceh untuk melayani rute Pulau Banyak Aceh Singkil.
0
Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Pakaian Adat Kalsel
Presiden Jokowi memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Selasa 1 Juni 2021 dengan mengenakan pakaian adat dari Tanah Bumbu Kalsel.