UNTUK INDONESIA
Barobbo, Kuliner Primadona dari Makassar
Salah satu yang makanan yang wajib dicoba adalah Barobbo, satu jenis penganan tradisional berbahan dasar jagung khas kota Makassar.
Barobbo, menu masakan olahan jangung khas Makassar. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Makassar - Mengunjungi Kota Makassar rasanya tidak lengkap jika tidak mencicipi berbagai macam olahan kuliner. Salah satu makanan yang wajib dicoba adalah Barobbo, satu jenis penganan tradisional berbahan dasar jagung khas kota yang sempat dikenal dengan nama Ujung Pandang itu.

Barobbo, atau juga biasa disebut sebagai bubur jagung, hampir serupa dengan bubur manado khas Sulawesi Utara dan Binte Biluhuta khas Gorontalo.

Rasanya enak dan memang sangat cocok untuk sarapan pagi.

Rasanya yang enak, membuat Barobbo menjadi kuliner primadona tersendiri bagi warga Makassar, selain hidangan Coto Makassar, Konro, dan hidangan kuliner lainnya. Makanya tidak heran, jika makanan ini sangat laris dipasaran.

Untuk menikmati Barobbo, masyarakat bisa berkunjung ke salah satu kedai Barobbo di Jalan Tidung, Kelurahan Mappala, Kecamatan Rappocini. Di kedai ini, penganan nikmat ini dibandrol harga Rp 15 ribu untuk satu porsi seukuran mangkuk bakso.

Baca juga: Daging Kuda Kuliner Khas Jeneponto

Cocok Untuk Makan Pagi atau Siang

Menurut Mustafa, salah satu penikmat setia Borobbo yang ditemui Tagar, menikmati makanan khas ini sangat cocok saat pagi hari menjelang siang. Sebab Barobbo sendiri memang bisa menjadi menu sarapan maupun menu makan siang.

"Rasanya enak dan memang sangat cocok untuk sarapan pagi," ujar Mustafa, Rabu, 4 September 2019.

Dia mengaku sangat hobi makan Barobbo. Bahkan sejak kecil, ia sudah terbiasa menikmati Barobbo hasil buatan orangtuanya.

"Apalagi kalau saat musim jagung. Di kampung kelahiran saya mungkin hampir tiap hari ada saja keluarga atau tetangga yang membuat Barobbo untuk disantap bersama," ujar pria asal Kabupaten Takalar itu.

BarobboBarobbo, menu masakan olahan jangung khas Makassar. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Pria yang berprofesi sebagai pegawai di salah satu kantor pemerintahan itu menambahkan, Barobbo juga saat dinikmati lebih enak jika ditambahkan sambal cobek dan perasan jeruk nipis.

Pembuatannya Mudah

Mirnayanti, pemilik kedai Barobbo di Makassar mengatakan, pembuatan makanan jenis ini tidak begitu sulit dan justru terbilang mudah. Pasalnya, bahan-bahan dasar pembuatan Barobbo sangat mudah didapatkan di pasaran.

"Bahan dasar utamanya jagung jenis manis atau pulut, ceker ayam atau daging, dan udang, beberapa jenis sayuran, bawang merah, bawang putih, cabai kriting, cabai rawit, garam, fitsin, merica, serta minyak kelapa," kata Mirna.

Setelah semua bahan itu lengkap, terlebih dulu jagung dibersihkan kemudian dimasak. Jika sudah matang tiriskan hingga tidak ada airnya. Kemudian ceker ayam yang tadinya juga telah dibersihkan dimasak hingga benar-benar matang.

Baca juga: Enam Kuliner Maknyoss Asal Surabaya

Lalu, jagung yang tadinya sudah ditiriskan dicampur dengan ayam ke dalam satu panci yang berisi air putih secukupnya.

Masak bersamaan lalu campur dengan irisan bawang merah, bawang putih. Bila telah mendidih baru masukkan sawi, merica, garam, serta minyak kelapasecukupnya. Tunggu hingga 20 menit lamanya, Barobbo buatan akan masak dan siap saji ke sebuah mangkuk.

"Agar Barobbo terasa semakin spesial, dapat menambahkan beberapa bahan tambahan, seperti daun bawang, kecap, jeruk nipis dan sambal cobek," kata dia. []

Berita terkait
Sego Koyor, Kuliner Khas Jogja Pemuas Selera
“Sego Koyor” kuliner khas Yogyakarta yang jadi salah satu makanan malam hari bagi warga Yogyakarta. Kuliner ini harganya Rp 15 ribu satu porsi
Soto Sampah, Kuliner Unik Penggoyang Lidah dari Jogja
Yogyakarta mempunyai soto khas yang berbeda dari soto pada umumnya, terkhusus namanya, yakni "Soto Sampah".
Sensasi Bakso Merapi dan Merbabu di Kulon Progo
Gambaran dramatis letusan Merapi dan hamparan hijau lereng Gunung Merbabu tersaji pada menu kuliner bakso unik di Kulon Progo.
0
Man United Gagal Menang, Lallana Selamatkan Liverpool
Manchester United kembali gagal menang setelah ditahan Liverpool 1-1 di laga Liga Premier Inggris di Old Trafford, Minggu 21 Oktober 2019.