Bara JP Siap Gelar Kongres Luar Biasa di Bogor Besok

BaraJP Satu Sikap Satu Komando, Setia Hingga Akhir Digaris Jokowi. Sub tema: BaraJP Kembali Pada Marwah, Kembali Pada Garis Juang
KLB Bara JP akan digelar di Surabaya pada September 2021. (Foto: Tagar/Dok Bara JP)

Bogor - Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikenal juga dengan nama Barisan Relawan Jokowi Presiden dilaksanakan pada hari Sabtu hingga Minggu, Tanggal 16-17 Oktober 2021 di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat.

Ketua Panitia KLB, Lindung Nainggolan menjelaskan bahwa hingga saat ini sebanyak enam puluh persen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) telah berada di lokasi kongres. Sisa DPD dalam proses keberangkatan menuju Bogor maupun Jakarta dengan jalur darat maupun udara. Dipastikan Lindung, pada Sabtu pagi nanti sudah akan hadir keseluruhan DPD se-Indonesia di lokasi Kongres .

Hari ini, Jumat (15/10) Panitia akan menggelar Gladi Kotor berupa simulasi seremoni serta metode persidangan, dan hal lainnya guna menunjang kelancaran teknis pelaksanaan pembukaan Kongtres maupun hal lainnya. 

"Persiapan gladi ini antara lain dilakukan untuk memastikan tiap rangkaian mata acara berjalan sesua jadwal durasi yang ditentukan, selanjutnya baik Panitia maupun Peserta Kongres berpegang ketat untuk menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi hal penting dalam gladi dimaksud. Pengaturan Jarak antara duduk peserta, dan sebagainya yang diperlukan," katanya.

"Menjadi catatan dalam pelaksaan Kongres Luar Biasa ini adalah akan kehadiran berbagai Pihak Pemangku kepentingan yang sudah terkonfirmasi. Bahkan Kongres sendiri akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia. Kehadiran undangan dari berbagai Organisasi Relawan sahabat juga telah terkonfirmasi. Demikian ucapan Papan Bunga ucapan sudah mulai diatur oleh panitia berkoordinasi dengan pihak petugas hotel," katanya.

Lindung Nainggolan menegaskan, 100 persen persiapan siap dan helatan KLB Bara JP ini sudah sangat terjamin siap dilaksakan sesuai jadwal. Semarak Kota Bogor untuk menyambut para peserta DPD juga terliat dengan terpasangnya umbul-umbul bendera Bara JP mulai pintu tol hingga lokasi Kongres serta tempat strategis lainnya.

Sebelumnya sebagaimana diketahui, Bara JP menggelar KLB adalah akibat berpulangnya Ketua Umum DPP Bara JP, Viktor S SIrait pada 18 Februari 2021. Oleh berbagai penafsiran mekanisme organisasi, hingga akhirnya pada saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dilakukan oleh DPP Bersama seluruh DPD dan BPLN secara daring, memutuskan antara lain KLB digelar pada tanggal 16 dan 17 Oktober 2021. 

"Pilihan waktu yang sangat strategis ditengah isu politik reshuffle kabinet yang santer belakangan ini. Tentu Bara JP akan memiliki pandangan dan usul tersendiri yang akan disampaikan kepada Bapak Presiden. 17 Oktrober adalah tanggal yang spesial, kebetulan itu adalah hari lahir Viktor Sirait yang biasanya selalu dirayakan secara spontan oleh teman-teman di Markas Pusat Bara JP," katanya.

Walman Siagian, salah satu Ketua DPP Bara JP 2019-2024 dan juga Ketua DPD Bara JP Banten menjelaskan lebih rinci terkait latar belakang KLB ini digelar. "Pasca Ketum Viktor meninggal terjadi gejolak internal sehingga akhirnya melahirkan tindakan inkonstitusional oleh segelintir pihak," katanya. 

Selanjutnya, DPP bersama DPD dan BPLN (Pengurus Luar Negeri) menggelar Rapimnas pada tanggal 29 September 2021 di Jakarta dengan hasil Rapimnas sebagaimana yang dapat kita baca yang beredar di berbagai pemberitaan media online.

Antara lain berisi bahwa Bara JP akan menggelar KLB dengan agenda utama perubahan AD/ART dan pemilihan pimpinan organisasi. Merespon terjadinya riak konflik pasca Ketum meninngal, Rapimnas memutuskan agar soal keberhalangan tetap penanggung jawab organisasi ditegaskan agar termuat didalam AD/ART yang baru nantinya. 

Oleh karena Perubahan AD/ART forumnya hanyalah Kongres, maka Rapimnas memutuskan pula bentuk kepemimpinan DPP Bara JP kedepan akan kolektif kolegial dengan dipimpin seorang Ketua Umum merangkap anggota dan didampingi beberapa anggota serta memilih Sekretaris Jenderal (Sekjen). 

Kongres sebelumnya (Kongres 2019) Bara JP memakai istilah Sekretaris Umum dalam AD/ART, ini nanti akan dikembalikan ke marwahnya menjadi Sekretaris Jenderal sebagaimana nama jabatan awal sejak Bara JP berdiri adalah memakai istilah Sekjen. Sehingga hal ini sudah sangat sesuai dengan tema dan sub tema yang akan menjadi jiwa pelaksanaan Kongres Luar Biasa sebagai berikut.

”BaraJP Satu Sikap Satu Komando, Setia Hingga Akhir Digaris Jokowi. Sub tema: BaraJP Kembali Pada Marwah, Kembali Pada Garis Juang".[]

Baca Juga:

Berita terkait
Permaskku dan BaraJP NTT Semprot Disinfektan
Permaskku dan BaraJP NTT melakukan penyemprotan dan bagi masker gratis kepada warga di Kupang.
Ketua BaraJP Sulsel Minta Usut Kasus Kejari Toraja
Ketua BaraJP Sulsel meminta polisi usut tuntas kasus dugaan asusila dilakukan Kejari Tana Toraja Jefri Penanging Makapedua terhadap tunangannya.
Ayah Ketua BaraJP Sulsel Jadi Kades di Tana Toraja
Kompol (Purn) Mathius Saba yang juga ayah dari ketua Bara JP Sulsel Ekawanto Saba terpilih menjadi Kepala Desa Lembang Perindingan Tana Toraja.
0
Bara JP Siap Gelar Kongres Luar Biasa di Bogor Besok
BaraJP Satu Sikap Satu Komando, Setia Hingga Akhir Digaris Jokowi. Sub tema: BaraJP Kembali Pada Marwah, Kembali Pada Garis Juang