UNTUK INDONESIA
Bandara AP II Terapkan Penghematan Hadapi Covid-19
Bandara-bandara di bawah Angkasa Pura (AP) II mulai menerapkan penghematan untuk menghadapi dampak pandemi virus corona Covid-19.
Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Edwin Hidayat Abdullah sebagai Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero). (Foto: Yahoo.com)

Jakarta - Bandara-bandara di bawah PT Angkasa Pura II (Persero) menerapkan penghematan untuk menghadapi dampak pandemi virus corona Covid-19. Menurut Director of Engineering PT Angkasa Pura II Agus Wialdi, penghematan  biaya operasional merupakan salah satu kunci untuk merespon tantangan pandemi Covid-19 bagi industri penerbangan.

"Bandara PT Angkasa Pura II saat ini beroperasi dengan lebih sederhana dibandingkan kondisi normal, menyesuaikan juga dengan trafik penumpang dan penerbangan," ujar Agus Wialdi dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 4 Mei 2020 seperti dikutip dari Antara.

Meski menghemat biaya operasional, AP II memastikan bandara tetap beroperasi untuk menjaga konektivitas transportasi udara nasional

Baca Juga: Covid-19, AP II Perluas Area Penyemprotan di Bandara 

Meski menghemat biaya operasional, kata Agus, pihaknya memastikan bandara tetap beroperasi untuk menjaga konektivitas transportasi udara nasional.

Agus menambahkan implementasi penghematan operasional antara lain seperti di Bandara Soekarno-Hatta. Yakni menghentikan sementara operasional Skytrain untuk disubstitusi dengan optimalisasi shuttle bus sebagai transportasi publik antarterminal.

Melalui berbagai penghematan biaya, maka seluruh bandara PT Angkasa Pura II tetap dapat  beroperasi optimal dan selalu siaga melayani berbagai penerbangan yang masih diizinkan sesuai Permenhub No. 25/2020, termasuk penerbangan dalam rangka mengatasi Covid-19

Menurutnya, saat ini, Transit Oriented Development (TOD) di Soekarno-Hatta juga ditutup, selain bisa menghemat juga guna mendukung jaga jarak fisik. "Secara umum, penghematan biaya operasional terbesar adalah di penggunaan listrik. Kami melakukan penghematan penggunaan listrik di seluruh bandara hingga sekitar 46 persen," tutur Agus.

Ia menyampaikan penghematan listrik antara lain dilakukan dengan mengurangi penggunaan fasilitas nonprioritas seperti penyejuk udara, dengan tetap menjaga aspek keamanan, keselamatan, kesehatan dan pelayanan.

Selain itu, 19 bandara Angkasa Pura II juga melakukan penghematan penggunaan air bersih hingga 60 persen serta penghematan penggunaan kendaraan operasional di kawasan bandara baik sisi udara mau pun sisi darat. Adapun selain penghematan biaya operasional, AP II  juga mengurangi  biaya pemeliharaan fasilitas nonprioritas atau yang tidak mendesak.

Social DistancingCalon penumpang dan karyawan menggunakan lift yang diberi tanda panduan jarak di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 21 Maret 2020. (Foto: Antara/Fauzan/hp)

Agus Wialdi juga mengatakan penghematan sangat ketat juga diterapkan pada pos belanja modal (capital expenditure- capex), dimana capex hanya akan digunakan untuk kebutuhan yang  sangat dibutuhkan dengan memperhitungkan situasi dan kondisi saat ini.

Penghematan capex ini juga mencakup porsi yang sebelumnya direncanakan untuk pengembangan di bandara-bandara Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN) yaitu Radin Inten II (Lampung), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dan Tjilik Riwut (Palangkaraya).

"Melalui berbagai penghematan biaya, maka seluruh bandara PT Angkasa Pura II tetap dapat  beroperasi optimal dan selalu siaga melayani berbagai penerbangan yang masih diizinkan sesuai Permenhub No. 25/2020, termasuk penerbangan dalam rangka mengatasi Covid-19," kata Agus.

Lebih lanjut Agus menyebutkan,  dengan penghematan ini maka bandara AP II  dapat cepat mengoptimalkan seluruh sumber daya guna melayani meningkatnya lalu lintas penumpang pesawat dan penerbangan saat Covid-19 sudah dapat dikendalikan.

Simak Pula: Mau Tahu Info Corona, Kontak AP II di Nomor 138

Adapun sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25/2020, seluruh penerbangan komersial yang mengangkut penumpang di rute domestik hingga saat ini dilarang beroperasi di wilayah yang telah menerapkan PSBB dan wilayah berstatus zona merah. []

Berita terkait
Covid-19, AP II Perluas Area Penyemprotan di Bandara
Angkasa Pura II memperluas area penyemprotan cairan disinfektan dalam mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Mau Tahu Info Corona, Kontak AP II di Nomor 138
PT Angkasa Pura II membuka layanan untuk masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan seputar virus corona yakni Contact Center Airport 138.
Bandara Soekarno Hatta Mulai Tolak Turis Asing
Mulai 2 April 2020 Bandara Internasional Soekarno Hatta menolak warga negara asing yang akan masuk ke Indonesia ataupun transit.
0
DPR Bahas Perpres Pelibatan TNI Tanggulangi Terorisme
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin membahas Peraturan Presiden (Perpres) mengenai pelibatan TNI untuk atasi terorisme.