B.I eks iKON Resmi Jadi Direktur IOK, Agensi Jo In Sung

Kim Hanbin alias B.I eks iKON menjadi salah satu direktur eksekutif IOK Company, perusahaan agensi yang menaungi Jo In Sung.
Mantan personel grup boyband idola K-Pop iKON, Kim Han Bin alias B.I eks iKON. (Foto: Instagram/hanbinbub)

Jakarta - Mantan personel grup boyband idola K-Pop iKON, Kim Hanbin alias B.I eks iKON memutuskan menerima tawaran untuk menjadi salah satu direktur eksekutif IOK Company, sebuah perusahaan agensi yang menaungi sederet selebritas Korea Selatan termasuk Jo In Sung hingga Moon Hee Jun.

Laman Soompi melaporkan, B.I awalnya merasa terbebani dan terus menolak tawaran perusahaan hiburan itu. Namun, setelah diyakinkan terus menerus, dia akhirnya menerima tawaran itu.

Seusai penunjukannya, B.I berencana mulai aktif kembali sebagai produser dan terus melakukan refleksi diri. Saat ini, pihak IOK juga disebut tengah mendiskusikan mengenai karir solonya pria yang pernah tersangkut masalah narkoba itu.

Sebelumnya, pihak IOK Company mengumumkan keputusan menunjuk B.I sebagai direktur eksekutif karena ingin memberikan kesempatan kepada artis muda dan berbakat.

"Penunjukan B.I sebagai direktur eksekutif juga merupakan bagian dari tujuan kami untuk memenuhi tanggung jawab sosial perusahaan," kata pihak IOK, waktu itu.

Kemudian, mengingat sosok B.I. yang sempat tersangkut kasus kontroversial, perusahaan berencana tetap mendukungnya agar dia dapat aktif kembali di masyarakat seperti dulu.

Pihak IOK juga berkomitmen membantu mengembangkan bakat B.I sehingga dia dapat menunjukkan kemampuannya.

Kim HanbinEks personel boyband iKON, Kim Hanbin. (Foto: Instagram/shxxbi131)

Diketahui, asus narkoba yang menjerat B.I mencuat dalam pemberitaan sejumlah media pada 2016 lalu. Hanbin dikabarkan membeli narkotika jenis LSD (Lysergic acid diethylamide) dari seseorang berinisial A lewat pesan Kakao Talk. Selain itu, juga terdapat kopi percakapan antara mereka.

Percakapan tersebut didapatkan dari telepon selular milik sosok A saat ditangkap pada Agustus 2016. Sementara A mengakui telah mengirim 10 buah LSD ke B.I di luar asrama iKON.

Penangkapan A kemudian berkembang pada penangkapan pengedar yang lain berinisial C. Parahnya, sosok C juga mengakui kalau dia juga memasok narkoba pada B.I.

Laman Dispatch sempat menggarisbawahi kalau polisi tidak pernah berusaha memanggil atau menuntut B.I. Itu yang dianggap janggal oleh media massa pada saat itu. []

Berita terkait
Dituding Hina Agama Islam, Rihanna Minta Maaf
Penyanyi Rihanna menyampaikan permintaan maaf setelah dituding menghina Islam dalam acara pagelaran fesyen yang dibesutnya.
Profil Rihanna, Penyanyi Dunia yang Dianggap Hina Islam
Penyanyi Rihanna memiliki karier panjang di kancah permusikan. Namun belakangan, ia disorot lantaran dianggap menghina agama Islam.
Perjalanan Karier Jungkook BTS, Kiprah Si Golden Maknae
Member BTS, Jungkook disorot warga jagat sosial lantaran foto jadulnya tersebar di media sosial. Lantas bagaimana perjalana kariernya?
0
Krisis Lebanon yang Terburuk di Dunia Sejak Tahun 1850-an
Bank Dunia mengtakan krisis ekonomi dan keuangan yang sangat parah di Lebanon salah satu yang terburuk di dunia dalam lebih dari 150 tahun