UNTUK INDONESIA
ASN Dishub Samosir Meninggal, Sempat Didoakan Pastor
Rihard Sitanggang, 55 tahun, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr Hadrianus Sinaga Pangururan, Kabupaten Samosir.
Rihard Sitanggang, 55 tahun, ASN Pemkab Samosir akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat usai ditabrak sepeda motor pada Rabu, 29 Juli 2020. (Foto: Tagar/Ist)

Samosir - Rihard Sitanggang, 55 tahun, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr Hadrianus Sinaga Pangururan, Kabupaten Samosir, karena ditabrak satu unit sepeda motor yang melaju dari arah Simanindo menuju Pangururan pada Rabu, 29 Juli 2020 kemarin.

Rihard adalah seorang aparatur sipil negara atau ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir. Dia mengalami nahas saat menyeberangi jalan di Huta Siriaon, Desa Sitoluhuta, Kecamatan Pagururan, Kabupaten Samosir.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Samosir Ajun Komisaris Polisi Syamsul Arifin Batubara dihubungi Kamis, 30 Juli 2020 menginformasikan, Rihard meninggal pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir Nurdin Siahaan mengatakan hal serupa. Rihard kata dia meninggal dunia setelah sempat dirawat beberapa jam di Rumah Sakit Umum Daerah dr Hadrianus Sinaga. 

"Kami seluruh staf Dishub Samosir merasakan duka yang mendalam," katanya.

Menurut Nurdin, almarhum Rihard sebelum kecelakaan bersama rombongan baru kembali tugas dari Kecamatan Simanindo. 

Almarhum sempat didoakan oleh pastor atas anjuran Pak Bupati yang melawat ke sana

"Beliau di belakang mobil kami dan rupanya beliau singgah sebentar di sekitar rumahnya dan ketika menyeberang dia tertabrak," katanya.

Rihard sehari-hari adalah Kepala Bidang Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir. Dia meninggalkan seorang istri boru Situmorang dan tiga orang anak. 

"Ketika di rumah sakit, almarhum sempat didoakan oleh pastor atas anjuran Pak Bupati yang melawat ke sana," terang Nurdin.

Keluarga sudah membawa jenazah ke rumah duka di Desa Sitoluhuta, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, sebelum dimakamkan kemudian.

Sebelumnya, Rihard ditabrak sepeda motor Honda nomor polisi BB 3115 CA yang dikendarai GS, 19 tahun, warga Kelurahan Pintusona, Kecamatan Pangururan. GS saat itu membonceng rekannya, Hotna Simarmata.

Saat melaju dengan sepeda motor dan tiba di lokasi kejadian, GS dikagetkan dengan seorang pria pejalan kaki yang bermaksud menyeberangi jalan. GS kehilangan kendali sehingga sepeda motornya menabrak tubuh pejalan kaki tersebut, yakni Rihard Sitanggang.

Tubuh Rihard terpental ke aspal jalan. Bagian kepala mengeluarkan darah. Warga sekitar yang melihat kejadian dengan lekas membawa Rihard ke rumah sakit guna mendapat pertolongan medis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Samosir Ajun Komisaris Polisi Syamsul Batubara menyebut, anggotanya sudah menangani kasus kecelakaan tersebut. Menurut dia, petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengecek kondisi Rihard ke rumah sakit.

Petugas pun sudah menetapkan GS sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan tersebut. Selain memintai keterangan GS, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi kejadian dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang menabrak Rihard. []

Berita terkait
Seorang ASN Dishub Samosir Terkapar Ditabrak Motor
Seorang ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir terkapar di rumah sakit karena ditabrak satu unit sepeda motor.
Lubang Perbaikan Jalan PUPR Samosir Celakai Warga
Lubang jalan di Simanindo, Kabupaten Samosir dibiarkan selama tiga pekan. Empat warga terperosok di lubang jalan tersebut.
Samosir Buka Objek Wisata untuk Turis Nusantara
Pemkab Samosir akhirnya membuka kembali objek wisatanya untuk bisa dikunjungi para wisatawan nusantara terhitung 31 Juli 2020.
0
Semen Padang Tak Ikuti PSMS Kumpulkan Pemain Liga 1
Semen Padang FC tak akan mengikuti PSMS Medan yang getol mengumpulkan pemain Liga 1. Skuat Semen Padang sudah cukup mumpuni mengarungi Liga 2.