Asing Kompak Jual Saham BBRI dan BMRI, IHSG Merosot

Aksi jual Asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melelah 53,29 poin atau 0,88 persen ke 6.034, pada sesi terakhir perdagangan.
Ilustrasi - (Tagar/Pexels/Energepic)

Jakarta - Asing kompak melakukan aksi jual terhadap sejumlah saham di tanah air. Net Foreign Sell (NFS) mencapai Rp 435,77 miliar di semua pasar, baik tunai maupun reguler.

Aksi tersebut menjadi salah satu faktor indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melelah 53,29 poin atau 0,88 persen ke 6.034, pada sesi terakhir perdagangan.

Selain itu, terdapat 194 saham menguat, 307 saham melemah dan 133 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 11,9 triliun dari 24,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Saham paling banyak menjadi sasaran investor asing untuk melepaskan sejumlah sahamnya adalah BBRI. Di mana NFS mencapai Rp 212,8 miliar, disusul BMRI sebesar Rp79,4 miliar dan BBCA senilai Rp 44,8 miliar.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat di Level 6.031

Berita terkait
IHSG Loyo, 316 Emiten Melemah, 155 'Tidur'
Transaksi perdagangan mencapai Rp12,4 triliun dari 17,5 miliar lembar saham. Sebanyak 180 emiten menghijau, 316 melemah.
Tahun 2021 Menko Airlangga Prediksi IHSG Sentuh Level 7.000
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menyentuh level 7.000 di tahun 2021.
Aksi Jual Asing Buat IHSG Akhir Pekan Menguat 0,41 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Jumat, 27 November 2020 menguat 0,41 persen ke posisi 5.783,34 poin.
0
Asing Kompak Jual Saham BBRI dan BMRI, IHSG Merosot
Aksi jual Asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melelah 53,29 poin atau 0,88 persen ke 6.034, pada sesi terakhir perdagangan.