UNTUK INDONESIA
Aplikasi Rumah Belajar Kemendikbud Raih Penghargaan
Platform pembelajaran gratis berbasis dalam jaringan yang dikembangkan Kemendikbud, yakni Rumah Belajar, mendapat penghargaan.
Platform pembelajaran gratis berbasis dalam jaringan yang dikembangkan oleh Kemendikbud, yakni Rumah Belajar, meraih penghargaan ICMF 20. (Foto: Tagar/Istimewa)

Jakarta - Platform pembelajaran gratis berbasis dalam jaringan yang dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni Rumah Belajar, meraih Anugerah Indonesia Content Marketing Award (ICMA) 2020.

Paltform yang diciptakan Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin) Kemendikbud ini memiliki beragam fitur seperti Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Laboratorium Maya, Kelas Digital, Karya Bahasa dan Sastra, Peta Budaya, dan beberapa lainnya.

Rumah Belajar menerima penghargaan sebagai Juara Ketiga Influencer Marketing ICMA 2020 kategori Kementerian/Lembaga/Pemerintah dan BUMN. Juara pertama diraih oleh PT. Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Tbk., dan juara kedua diraih oleh Kementerian Keuangan.

Rumah Belajar, kata Pelaksana tugas (Plt.) Pusdatin Kemendikbud, Hasan Chabibie menjadi salah satu upaya untuk memfasilitasi masyarakat terutama guru dan siswa agar dapat mengakses sumber pembelajaran interaktif dan berkualitas dengan lebih mudah.

“Kemendikbud memiliki tujuan utama untuk menciptakan kualitas pendidikan yang merata. Baik dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote,” ujar Hasan Chabibie, saat dikonfirmasi di Kantor Pusdatin, Tangerang Selatan, pada Rabu, 9 September 2020, seperti dilansir laman resmi Kemendikbud, Jumat, 11 September 2020.

Hasan Chabibie berharap, raihan ini mampu meningkatkan kualitas Rumah Belajar sebagai salah satu pilihan media pembelajaran bagi peserta didik. 

Apalagi di tengah pandemi COVID-19 saat ini, kehadiran Rumah Belajar diharapkan mampu dan tetap menjaga nyala api pendidikan di Indonesia.

Rumah Belajar yang dikembangkan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya dapat membiayai pemutakhiran fitur, pengembangan media, dan produksi konten. “Pemanfaatan Rumah Belajar di kalangan peserta didik tentunya tak semudah yang dilakukan media pembelajaran milik swasta yang melakukan marketing besar-besaran melalui iklan-iklan secara komersil,” tutur Hasan.

Penghargaan ini diberikan oleh Indonesia Content Marketing Forum (ICMF) yang merupakan bagian dari Kompas Group. ICMF merupakan lembaga yang berfokus pada bidang pemasaran, komunikasi, dan pembuatan konten kreatif. ICMF hadir sebagai mitra lembaga-lembaga dari berbagai sektor untuk membantu peningkatan kualitas produk yang dimiliki. []

Berita terkait
Beragam Upaya Kemendikbud Tuntaskan Buta Aksara
Berbagai upaya telah dan masih dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menuntaskan buta aksara.
Subsidi Kuota Kemendikbud Masih Terkendala Infrastruktur
Telkomsel menyatakan siap mendukung rencana pengucuran kuota internet Kemendikbud ini lewat percepatan pembangunan BTS di area-area residensial.
Kemendikbud Gandeng BPK dan KPK Pantau Subsidi Internet
Dalam program subsidi kuota internet, Kemendikbud menggandeng BPK dan KPK untuk cegah penyelewengan.
0
Kronologi Bareskrim Polri Tangkap Nur Sugi di Malang
Bareskrim Polri menangkap Nur Sugi Raharja di rumahnya disaksikan oleh anaknya. Nur Sugi ditangkap kasus ujaran kebencian terhadap NU.