UNTUK INDONESIA
Apakah Ahok Bisa Memperbaiki Pertamina?
Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung merespons posisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai komisaris utama PT Pertamina (Persero).
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Facebook/AhokBTP)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung merespons posisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai komisaris utama PT Pertamina (Persero). Menurut Martin, yang harus dimengerti oleh Ahok adalah kondisi sosial politik saat ini butuh ketenangan. 

"Yang pertama, (posisi Ahok) itukan wewenang menteri dan presiden. Sekarang publik bertanya, apa sih yang bisa dilakukan oleh Ahok? Publik menunggu," kata Martin kepada Tagar, Jumat, 22 November 2019. 

Ia mengatakan kondisi sosial politik di Tanah Air sudah jauh berbeda dibanding masa Ahok sebagai gubernur. "Itu juga harus dimengerti oleh Ahok. Bahwa situasi ekonomi kita, situasi sosial politik kita itu perlu suatu kondusifitas sehingga bisa membuat perekonomian kita itu lebih punya daya tarik," ujarnya.

Politikus Partai Nasdem ini mengatakan situasi ini sudah berbeda pada waktu Ahok jadi gubernur. Menurutnya, sekarang perlu situasi politik yang kondusif karena perekonomian Indonesia sedang mengalami tekanan, baik dari dalam maupun dari luar.

Martin ManurungMartin Manurung saat rapat dengar pendapat di Komisi VI DPR RI. (Foto: Tagar/Fernandho)

"Potensi resesi ekonomi juga sudah ada di luar negeri. Banyak perusahaan yang memecat buruh-buruhnya dan segala macam. Berarti ekonominya akan menurun. Nah kita perlu situasi sosial politik yang kondusif yang bisa membuat perekonomian kita itu lebih kuat menghadapi tantangan-tantangan itu," tutur anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Utara II ini.

Martin menyebut soal integritas dan kemampuan membersihkan korupsi, Ahok tak perlu dipertanyakan. "Itu kita dukung tapi gayanya tidak boleh lagi seperti dulu. Karena nanti membuat gaduh. Sosial politiknya gaduh malah ekonomi kita rusak," ucapnya. 

Ia menegaskan Partamina adalah sebuah perusahaan. "Kalau perusahaan gaduh siapa yang mau berurusan bisnis sama perusahaan yang gaduh. Itu harus dimengerti oleh Ahok," katanya.

Soal kemampuan Ahok ikut membenahi Partamina, Martin menyebut Ahok punya latar belakang di perusahaan. "Ahok dulu bisnisman juga. Kalau soal itu menurut aku dia punya latar belakang bisnis kok. Dia dulu kan pengusaha sebelum di DPR. Ini kan persoalan style dia, itu yang harus diubah. Saya rasa kalau bisnis dia paham," katanya. 

"Saya nggak bilang yakin atau tidak yakin. Tetapi, bahwa dia memiliki kemampuan bisnis iya. Nah, apakah dia bisa memperbaiki, itu yang kita tunggu," katanya. []

Berita terkait
Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Harus Mundur dari PDIP
Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina. Apakah Ahok harus mundur dari PDIP?
Pandji Pragiwaksono: Ahok BUMN Saja Jangan YouTuber
Pandji Pragiwaksono dengan gamblang mengatakan Basuki Tahajha Purnama (BTP) alias Ahok lebih cocok untuk menjadi bos BUMN daripada Youtuber.
Kriteria Bos BUMN Versi INDEF, Apakah Ahok Termasuk?
Pengamat ekonomi INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjabarkan kriteria tepat jika Erick Thohir menunjuk pemimpin Badan Usaha Milik Negara.
0
Rizieq Shihab Tidak Pulang, Reuni 212 Terulang
Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi tidak menutup kemungkinan Reuni PA 212 terulang kalau Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab belum pulang.