UNTUK INDONESIA
Apa Benar Rapat di Dataran Tinggi Puncak Bikin Produktif Kerja?
Kenapa kawasan Puncak di Kab Bogor sering digunakan untuk pengalihan lokasi rapat ya? Memangnya jadi bikin produktif kerja?
Ilustrasi rapat. (Foto: Getty/Gradyyreese)

Jakarta - Kawasan Puncak tak hanya untuk berwisata, tetapi juga tujuan lokasi rapat karyawan perusahaan swasta, hingga anggota dewan. Kenapa wilayah di Kabupaten Bogor itu sering digunakan untuk pengalihan lokasi rapat ya?

Puncak merupakan daerah wisata ramai pengunjung. Kendaraan umum dan pribadi kerap lalu lalang menghiasi jalan utama wilayah tersebut, yaitu Jalan Raya Puncak Gadog.

Tempat wisata ini berjarak sekitar 70 kilometer dari Jakarta. Meski berada di sekitar Ibu Kota, wilayah tersebut rawan kemacetan jika dilintasi ketika hari libur tiba.

Jika banyak bergerak ditujukan untuk menyelesaikan pekerjaan akan membuat produktivitas meningkat.

Bagi mereka yang menjalani rapat di Puncak, otomatis juga harus rela meluangkan waktu, mengeluarkan akomodasi untuk transportasi serta menyewa tempat meeting dan menginap.

Meski begitu, dataran tinggi seperti di Puncak ternyata dapat membuat mereka yang bekerja menjadi lebih fokus. Suasananya yang sejuk, dan hawa dinginnya merupakan faktor utama.

"Lingkungan seperti di Puncak dapat membantu individu fokus karena jumlah oksigen yang dibawa ke otak, diharapkan tersedia full karena situasi alam yg masih murni, dan segar," kata Psikolog Retno Lelyani Dewi kepada Tagar, Senin, 26 Oktober 2020.

Rapat - kerjaIlustrasi rapat. (Foto: Getty/Gradyyreese)

Selain fisik menjadi lebih segar karena hawa murni pegunungan, Retno menerangkan, faktor suhu yang jauh lebih dingin dari biasanya membuat tubuh bereaksi.

Menurutnya, seseorang akan lebih banyak bergerak ketika terkena suhu dingin sehingga bisa dimanfaatkan untuk menggarap tugas atau diskusi berkaitan pekerjaan. Udara yang segar juga akan direspons otak dengan baik sehingga menjadi tidak emosional dan lebih stabil.

"Reaksi tubuh terhadap hawa dingin biasanya dengan bergerak. Jika banyak bergerak ditujukan untuk menyelesaikan pekerjaan akan membuat produktivitas meningkat," kata Retno.

Baca juga:

Dari faktor-faktor itu, wilayah dengan iklim sejuk ternyata tidak mempunyai pengaruh besar terhadap produktivitas seseorang. Mereka akan berperilaku seperti biasanya dalam menjalani aktivitas sehari-hari berdasarkan dari apa yang dialami di lingkungan pekerjaan.

"Misal secara fisik individu yang bersangkutan senang, nyaman di hawa dingin pegunungan, tapi secara umum bosnya galak, temannya bikin bete, gaji ga naik-naik. Maka hawa dingin tidak akan membuat dia bersemangat kerja," tutur Retno. (Niswatul Mahmudah)

Berita terkait
Diberi Semangat Tetap Malas, 7 Ancaman Kesehatan Mengintai
Sahabat dan kekasih sudah memberi semangat, siap-siap 7 masalah kesehatan ini mengancam jika malas tetap jadi kebiasaan.
Kenali Mythomania, Penyakit Suka Halu Sering Berbohong
Memiliki kecenderungan berbohong terus-menerus merupakan tanda dari penyakit gangguan jiwa Mythomania lho.
Anang Hermansyah Derita GERD, Hindari 3 Kebiasaan Ini
Anang Hermansyah operasi untuk mengatasi penyakit GERD atau asam lambung. Anda dapat mengantisipasinya dengan hilangkan 3 kebiasaan.
0
Apa Benar Rapat di Dataran Tinggi Puncak Bikin Produktif Kerja?
Kenapa kawasan Puncak di Kab Bogor sering digunakan untuk pengalihan lokasi rapat ya? Memangnya jadi bikin produktif kerja?