Yogyakarta, (Tagar 10/6/2018) - Lebaran tidak hanya milik orang kaya, yang bisa membeli segalanya untuk Lebaran. Namun, anak yatim dan kaum dhuafa juga punya hak bergembira saat Lebaran.

Dengan sedikit santunan yang diterima, mereka membeli baju baru, kue atau kebutuhan lain. Bisa merasakan kegembiraan Lebaran. Seperti Siti Fauziah (12), seorang yatim yang mendapatkan santunan dalam program PAN Peduli Anak Yatim dan Dhuafa di DPRD DIY, Sabtu (9/8) malam.

Fauziah yang sekarang ini menjadi santriwati di panti asuhan di Bantul akan memanfaatkan uang santunan yang diterimanya untuk membeli baju. Lebaran tahun lalu, dia tidak membelinya, hanya dikasih beberapa baju pantas pakai oleh tetangga.

"Terima kasih ya Allah, saya bisa beli baju di Idul Fitri ini. Syukur kalau sisa untuk beli buku juga," kata gadis yang ayahnya meninggal lima tahun lalu.

Bagi PAN acara peduli anak yatim dan dhuafa ini sudah berlangsung selama empat tahun ini. Penyerahan santunan dilakukan serentak. 

"Ini sudah kali keempat. Rutin tiap menjelang akhir Lebaran. Jadi bukan bukan mendekati Pemilu terus kita bagi-bagi bukan," kata Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin.

Nazar, sapaan akrabnya, menyadari santunan yang diberikan tidak besar. Namun, harapannya sekecil apa pun bisa memberi manfaat bagi penerimanya. 

"Kami ingin berbagi, karena anak yatim dan dhuafa punya hak bergembira merayakan Lebaran," tegasnya.

Kepada anak yatim, Nazar berharap santunan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dari pada digunakan untuk membeli pulsa atau paket data internet, lebih bagus dibelikan baju baru, buku atau keperluan sekolah. (ans)