UNTUK INDONESIA
Anak Cucu Jokowi dan Inspirasi Nama Bayi Jawa
Jokowi punya tiga anak dan tiga cucu dengan nama terdengar unik. Berikut inspirasi nama dalam Bahasa Jawa untuk bayi laki-laki dan perempuan.
Jan Ethes tampil mengenakan pakaian adat Bali. Ia mengenakan udeng berwarna coklat ungu dan kamen berwarna senada. (Foto: Instagram/@janethesss)

Jakarta - Presiden Jokowi mempunyai tiga anak dengan nama yang indah, puitis, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Ia juga punya tiga cucu dengan nama terdengar unik, yaitu Jan Ethes Srinarendra, Sedah Mirah, dan La Lembah Manah.

Gibran Rakabuming Raka lahir 1 Oktober 1987, anak sulung Jokowi. Rakabuming dalam Bahasa Jawa artinya bulan purnama yang menyinari bumi. 

Kahiyang Ayu lahir 20 April 1991, anak kedua Jokowi. Dalam Bahasa Jawa, Kahiyang artinya surga, Ayu artinya cantik. 

Kaesang Pangarep lahir 25 Desember 1994, anak bungsu Jokowi. Dalam Bahasa Jawa, Kaesang artinya raja keturunan bangsawan.

Jan Ethes Srinarendra lahir 10 Maret 2016, cucu pertama Jokowi. Namanya berasal dari Bahasa Jawa. Jan artinya sangat, Ethes artinya cekatan, Srinarendra artinya pemimpin yang cerdas.

Sedah Mirah lahir 1 Agustus 2018, cucu kedua Jokowi. Namanya ini juga berasal dari Bahasa Jawa. Sedah Mirah artinya anak yang menawan, solehah, dermawan bagi orang-orang sekitar.

La Lembah Manah lahir 15 November 2019, cucu ketiga Jokowi. Namanya ini juga berasal dari Bahasa Jawa. Lembah Manah artinya rendah hati. La adalah singkatan dari lembut anakku, luwes anakku, lowo atau dermawan anakku.

La Lembah ManahPresiden Joko Widodo (Jokowi) ditemani istri Ibu Negara Iriana ketika menjenguk cucu ketiganya yang baru saja lahir La Lembah Manah di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat, 15 November 2019. (Foto: Sekretariat Presiden)

Ingin punya bayi dengan nama seindah dan seunik cucu Presiden Jokowi? Berikut dirangkum dari berbagai sumber, inspirasi nama bayi dalam Bahasa Jawa.

Nama Bayi Perempuan Jawa

Adriani : Kuat, teguh

Anandya : Sempurna, tak bersalah

Anditya : Berprestasi tinggi

Arisanti : Berhati lembut

Arjanti : Hati yang gembira

Arkadewi : Bidadari penerang keluarga

Asmarani : Hebat

Arthawidya : Baik hati dan pandai

Awindya : Gunung-gunung yang indah

Banuwati : Cemerlang kepribadiannya

Basagita : Orang yang bertutur indah

Bratawati : Pandai bertingkah laku

Basagita : Orang yang bertutur indah

Bhanurasmi : Matahari, surya

Btari : Berwajah bidadari

Cahyadewi : Wanita yang bersinar

Cahyaningrum : Cahayanya terang dan harum

Cakrawati : Raja, mencintai lingkungan

Candrawati : Daya pikirnya cemerlang

Chalya : Sempurna

Dian : Pelita

Dewi : Bidadari cantik

Dhatu : Anak yang anggun bagai ratu

Dyah : Anak perempuan yang cantik

Eliana : Berkembang, maju

Emilia : Cerah

Fajarina : Pagi yang tegas

Estiana : Memiliki cita-cita

Estu : Sungguh-sungguh

Garin : Istri yang baik

Gandawati : Anak yang cantik

Gayatri : Memiliki tiga kekuatan

Gendhis : Gula

Gita : Nyanyian

Handayani : Memberi manfaat

Helmawati : Berseni

Hartanti : Berhati indah dan terang

Hapsari : Perhiasan, cantik

Hastanti : Suka bekerja

Icha : Anak cantik

Indah rosa : Cinta kecantikan

Indraswari : Intinya kebaikan

Iswara : Kelak jadi orang terhormat

Jayanti : Bunga yang indah

Jenar : Berkulit kuning

Jiwanta : Dalam kesenangan hidup

Jumila : Berada di tengah

Kahiyang : Surga

Kirani : Sinar cantik

Kila : Berkilau

Kumalasari : Wanita yang indah

Kinasih : Sang kekasih

Kartika : Bintang bersinar

Keshwari : Menyejukkan keluarga

Laksmi : Cantik dan molek

Laksita : Anak yang cekatan

Laras : Seimbang, harmonis

Lova : Tenang

Lukita : Berdiri tegak

Maharani : Permaisuri

Mahiswara : Anak yang mulia

Manda : Kegembiraan

Manika : Batu permata

Naeswari : Pendiam dan jujur

Nayaka : Pemimpin

Nastiti : Teliti

Nidya : Orang yang punya keutamaan

Nindhy : Sempurna

Ozawa : Panjang nafasnya

Padmasari : Batu permata indah

Paradista : Berdiri dengan mantap

Pramidita : Pandai

Pertiwi : Bumi

Primaningtyas : Pertama, unggul

Ranti : Rangkaian bunga

Rahmi : Penyayang

Renata : Istri

Resyakila : Semangat patriotik

Rumi : Daya tarik

Salwa : Seperti madu

Santi : Ketenangan dan ketenaran

Sari : Sari bunga

Santika : Yang mendamaikan

Saraswati : Dewi ilmu pengetahuan

Tari : Anak yang bercita tinggi

Tika : Lukisan

Tyas : Hati kalbu

Wanda : Ciri

Wasesa : Wewenang

Wasista : Bijaksana

Whidia : Ilmu pengetahuan

Widi : Kebajikan

Widyawati : Banyak ilmu dan cantik

Widuri : Batu mulia

Yatiwara : Bijak dan pandai

Yatna : Anak yang jadi pengingat

Yetri : Bijak dan pandai

Yulianti : Lahir di bulan juni

Yuni : Menghormati orang tua

Yuyun : Anak yang cantik

Nama Bayi Laki-laki Jawa

Abimana: Menjadi anak laki-laki berbudi tinggi

Abimanyu: Tidak takut kesulitan

Abhicandra: Cahaya kepintaran

Abiyasa: Seorang yang selalu mendekati sifat-sifat terpuji

Abyasa: Pandai

Adicandra: Rembulan yang indah

Adiguna: Pandai dan pintar

Adinata: Unggul

Adipramana: Penguasa pertama

Aditya: Matahari

Adiwangsa: Mulia

Agnibrata: Bertindak dengan hangat

Aji: Berharga

Andaru: Wahyu, kebahagiaan, suka menolong, dermawan, memberi jala

Aradhana: Perdamaian

Ardianto: Kehormatan

Arga: Gunung

Arjanta: Selalu gembira

Arjuna: Hebat

Arya: Bangsawan

Apta: Cerdas, pandai

Asmaralaya: Anak dari surga

Astaguna: Selalu berbuat kebaikan

Aswangga: Gesit, bertumbuh cekatan

Bagas: Kuat dan teguh

Bagaskoro: Matahari bersinar

Bajradaka: Air intan

Bamantara: Penguasa udara

Barata: Menjauhi duniawi

Baskara: Matahari

Basuki: Orang yang selamat

Baswara: Bercahaya, berkilau

Batara: Wibawa dewa

Bayuaji: Gabungan dari Bayu (angin dan kesaktian) dan Aji (ilmu sakti)

Bimo: Luar biasa

Birawa: Dahsyat, hebat

Bisma: Sangat luar biasa, nama tokoh wayang

Bhagawanta: Untung serta bahagia

Bhanu: Sinar, cahaya terang

Budiono: Laki-laki yang baik

Brahma: Dewa pencipta alam, mantra suci

Bramantya: Semangat

Brawijaya: Yang mulia raja wijaya

Cahaya: Sinar terang

Cakra: Roda yang melindungi

Cakrawala: Tempat bintang-bintang

Candra: Anak laki-laki yang bersinar lembut

Cipta: Anak laki-laki yang baik hati, menciptakan, membuat

Cokroaminoto: Putra matahari yang saleh

Cokroatmojo: Putra matahari

Damarlangit: Gabungan dari nama Damar (yang menerangi) dan Langit (angkasa)

Daniswara: Yang mulia

Danurdara: Diharap jadi orang kaya ilmu

Darsa: Keinginan

Dewandaru: Tuhan yang memberi wahyu dan kebahagiaan

Dewangga: Tubuh sang dewa

Dhika: Anak laki-laki yang diberi kelebihan

Dipa: Raja

Edi: Indah, sedap dipandang

Endaru: Kuat

Estu: Sungguh-sungguh

Fajar : Lahir di waktu fajar

Fusena: Kilau cahaya

Gadhing: Anak laki-laki yang kokoh

Ganendra: Pasukan dewa

Gentala: Naga

Gilang: Anak laki-laki yang teguh

Guinandra: Sentausa dan pintar

Gumelar: Anak laki-laki yang terus terang

Gunawan: Laki-laki yang berguna

Guntur: Anak suci

Hadinata: Gabungan dari nama Hadi (petunjuk jalan) dan Nata (pelindung)

Handaru: Wahyu, kebahagiaan

Hasta: Delapan

Haribawa: Pembawa kebahagiaan

Harjita: Hidup bermanfaat

Haris: Tertata

Hartadi: Harta yang indah

Hendro: Bergaris emas

Herdian: Diharapkan jadi orang mulia

Herjuno: Sangat sopan

Indra: Diberi kemuliaan dan bijaksana

Indradewa: Yang diberi kemuliaan oleh Tuhan

Ismoyono: Keteguhan, kebijaksanaan

Janu: Berpikir jauh kedepan

Jarot: Berotot, kuat

Jatmika: Sopan santun

Jaya: Luar Biasa

Joko: Anak muda

Jumanta: Emas, mutiara

Jumantara: Angkasa

Kaesang: Raja keturunan bangsawan

Kamajaya: Dewa cinta

Kamandaka: Yang memerintah

Kawindra: Punya rasa seni

Karno: Lembut hati

Kawidagda: Terampil, rajin

Kresna: Bijaksana

Kukuh: Mantap

Kusna: Suka ilmu pengetahuan

Kusuma: Kesentausaan

Lakeswara: Raja dunia

Laksamana: Berkemauan keras

Lasmana: Kemauan keras

Leksana: Mempunyai kelebihan

Lesmana: Selamanya

Lingga: Tanda yang melambangkan kekuasaan

Lintang: Bintang bersinar

Listu: Ceria dan bahagia

Luhung: Lebih tinggi, sangat mulia

Luhur: Mulia

Madaharsa: Cinta

Madana: Cinta

Madhani: Penyeimbang

Madya: Tengah

Madyana: Berada di tengah, tidak memihak

Mahadana: Sangat kaya

Mahadi: Mulia

Mahadri: Gunung besar

Mahaeswara: Raja besar

Mahajana: Terkenal

Mahapraja: Yang berkuasa besar

Mahaprana: Bersikap optimis

Mahardika: Berbudi luhur

Mahatma: Berjiwa besar

Mandala: Wilayah, daerah

Manggala: Panglima, pemimpin

Manikmaya: Nama lain dari Betara Guru

Mardhi: Memelihara

Muhadir: Gunung besar

Nareswara: Mulia dan bijaksana

Nawang: Orang yang bijaksana

Nehan: Merasa bahagia

Nugraha: Hadiah dari Tuhan

Numatya: Orang yang ikhlas

Padmana: Hati yang berkembang

Pambudi: Berbudi pekerti

Parikesit: Nama seorang ksatria (cucu Arjuna)

Pinot: Suci

Praba: Cahaya

Pradana: Kaya dan dermawan

Pradipta: Terang

Pramatya: Bersinar, melebihi

Pramono: Terhormat, cerdas

Pramudya: Bijaksana

Pranadibta: Berani, Setia

Pranadipa: Berani, setia

Pranama: Waspada

Pranawa: Hati yang terang

Prasaja: Bersahaja, berwibawa

Prasetyo: Kehormatan, setia

Prasetyono: Kehormatan

Prastowo: Kehormatan

Raden: Bangsawan

Raditya : Matahari, bersinar

Rahagi: Bersinar

Rahardian: Makmur, sejahtera

Raharja: Makmur

Rakabuming: Bulan purnama yang menyinari bumi

Rama: Tokoh pewayangan

Respati: Gagah, pantas, Kamis

Sadana: Harta

Sambara: Siap membela kebenaran

Sampurna: Sempurna

Santoso: Sejahtera

Saputra: Anak laki-laki

Sasmaka: Permata

Satria: Berani, gagah

Satriya: Dinasti

Septha: Anak ketujuh

Siswanto: Beribadah, baik, sopan

Sobiyanto: Baik budi

Soenggono: Penyembuh dan sempurna

Sucipto: Anak ketujuh

Sudiro: Berani, gagah

Sugiarto: Banyak harta

Surendra: Sangat tampan

Surya: Matahari

Suryana: Matahari

Susilo: Kebenaran

Syaron: Pemimpin yang baik

Tamawijaya: Permata abadi

Tanaya: Anak

Teja: Sinar

Tirta: Air

Tohpati: Bertaruh nyawa

Tulus: ikhlas sempurna

Ubhaya: Memiliki dua cara

Ulung: Unggul

Upasama: kesentausaan

Wajendra: Raja besar

Wardana: Kesucian tubuh

Wibisana: Tokoh pewayangan

Wibowo: Karisma, wibawa

Widagdo: Pintar, mahir

Widayaka: Dewa

Widodo: Sejahtera

Widura: Batu permata

Wicaksana: Bijaksana

Wijaya: Menang, terbaik

Wirya: Mulia

Wyakta: Pasti

Yuda: Perang

Yudayana: Panglima Perang

Yuwa: Muda

Yoda: bersifat perwira

Yoga: Mengingatkan kepada Tuhan. []

Baca juga:

Berita terkait
Rasa Syukur Jokowi saat Jenguk La Lembah Manah
Presiden Jokowi terbang ke Solo setelah kunjungan kerja di Lampung untuk menjenguk cucu ketiganya La Lembah Manah.
Jokowi Masih Rahasiakan Nama Cucu Ketiga
Presiden Jokowi telah dikaruniai cucu ketiga dari pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda pada Jumat, 15 November 2019.
Sudah Lahir, Anak ke-2 Gibran
Presiden Jokowi memiliki cucu baru. Adik Jan Ethes lahir di RS PKU Muhammadiyah, Solo, Jumat sore. Anak perempuan lahir dari pasangan Gibran-Selvi.
0
Siswa Aceh Singkil Ikut Ujian di Tengah Banjir
Banjir melanda kawasan Aceh Singkil sejak beberapa hari terakhir termasuk sekolah Madrasah Tsanawilayah Negeri (MTsN) Aceh Singkil, Aceh.