UNTUK INDONESIA
Alun-alun Depok, Sarana Gratis Olahraga Ekstrem
Alun-alun Depok dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan Masyarakat.
Alun-alun Kota Depok. (Foto: Instagram/infodepok_id)

Jakarta - Alun-alun Kota Depok resmi dibuka Minggu, 12 Januari 2020. Menjadi alternatif ruang terbuka bagi masyarakat umum, sejumlah fasilitas ditawarkan gratis di lokasi ini. Salah satunya sarana olahraga ekstrem dari arena skateboard, sepeda BMX, dan lain sebagainya. 

Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna turut menghadiri proses peresmian tersebut.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Depok, depok.go.id, Wali Kota Depok Mohammad Idris menjelaskan beberapa zona yang dimiliki alun-alun kota Depok.

"Alhamdulillah hari ini kita meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang merupakan rangkaian taman terpadu tingkat kota. Alun-alun ini dibangun dengan tiga zona yakni, zona interaksi, budaya, serta ekonomi," kata Mohammad Idris di Depok, Minggu, 12 Januari 2020.

Berlokasi di area Grand Depok City (GDC), Kelurahan Kalimulya, Kota Depok, tempat ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Hal ini terbukti dengan ramainya warga yang datang ketika hari pertama alun-alun dibuka.

Alun-alun Kota DepokFasilitas Alun-alun Kota Depok. (Foto: Instagram/d_yufrianto)

Sejumlah fasilitas yang dimiliki alun-alun Kota Depok sekarang menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan. Ada beberapa sarana olahraga yang telah disediakan lainnya antara lain lapangan basket, futsal, wall climbing, taman bermain anak, kolam ikan, air mancur, dan masih banyak yang lainnya.

Alhamdulillah hari ini kita meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sejumlah fasilitas pelengkap, juga turut dibangun di sana, seperti tempat pertunjukan seni dan budaya, pojok literasi, pojok ramah anak, ruang menyusui, mushola, toilet, area parkir, serta area khusus difabel, ibu hamil, dan lansia.

Kemudian, ada pintu masuk utama, area penurunan penumpang, dinding mural, parkir pengelola, jembatan utama, kolam retensi, panggung mengapung, area duduk (amphitheater), pendopo, galeri UMKM, green house, co-working space, dan menara pandang.

Dalam acara peresmian, tersedia gerai UMKM yang menyuguhkan aneka makanan, berbagai hiburan rakyat, community in action, final lomba nyanyi solo yang akan mendapatkan piala wali kota dan penggalangan dana untuk korban bencana di Depok.

Dengan dibangunnya kawasan seluas 3,9 hektare ini, Mohammad Idris berharap kepada masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga berbagai fasilitas yang ada di dalam alun-alun, baik sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) maupun sarana interaksi warga.

Diketahui biaya dari pembangunan alun-alun Kota Depok ini menelan biaya sebesar Rp 360 miliar.

"Tahap awal sampai akhir hampir Rp 160 miliar untuk konstruksinya, untuk tanahnya kurang lebih Rp 200 miliar, ini murni APBD Kota Depok," ujar Idris. []

Baca juga:

Berita terkait
Sistem Gojek Ungkap Order Fiktif di Kota Depok
Sistem dan teknologi Gojek deteksi order fiktif sehingga Polres Kota Depok bisa menangkap tujuh orang pelaku order fiktif
Wali Kota Depok Lebih Suka Jakarta, Bukan Bogor
Jika bisa memilih, Wali Kota Depok Mohammad Idris akan bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta ketimbang Provinsi Bogor Raya.
Hepatitis A Menyerang Kota Depok, Kenali Gejalanya
Kasus meradangnya Hepatitis A di Depok sempat mencemaskan warga setempat, bagaimana mencegah penyakit ini terjadi, berikut ulasannya.
0
10 Buah Terlarang Bagi Penderita Diabetes
Penderita diabetes harus mengetahui buah apa saja yang dilarang untuk dikonsumsi setiap hari.