UNTUK INDONESIA
Berita Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Terdepan

Kumpulan berita anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah di Indonesia yang disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Tahun APBD memiliki masa satu tahun, mulai dari 1 Januari-31 Desember. Anggaran daerah ini meliputi: pertama, pendapatan asli daerah (PAD) yang terdiri dari dana perimbangan, dan pendapatan lain yang sah seperti dana hibah, dana darurat, bagi hasil pajak, penyesuaian dan otonomi khusus. Kedua, anggaran belanja, dan ketiga adalah pembiayaan.

Fungsi dari APBD adalah otorasi bermakna, perencanaan bermakna, pengawasan, alokasi, distribusi, stabilitas. Sedangkan sumber anggaran berasal dari retribusi (perizinan tertentu, jasa umum, dan jasa usaha), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak cukai, dan pajak penghasilan.

Padangsidempuan Terancam Tak Punya APBD 2020
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2020 Pemerintah Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, terancam gagal.
Sri Mulyani: Perjalanan Dinas Setahun Sekali Saja
Menkeu Sri Mulyani meminta kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia melakukan perjalanan dinas hanya sekali dalam setahun.
PSI Prediksi APBD DKI 2020 Defisit Triliunan Rupiah
PSI memprediksikan APBD DKI Jakarta 2020 akan mengalami defisit sebesar Rp 10,7 triliun.
Nasdem Dorong Anies Terbuka Soal Rancangan APBD DKI
Partai Nasdem meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan transparansi bujet dari mulai rencana rancangan dibuat terkait APBD Ibu Kota.
Pengesahan APBD Jatim 2020 Terancam Molor
Pengesahan rancangan APBD Jawa Timur tahun anggaran 2020 dipastikan molor dari jadwal biasanya. Ini penyebabnya.
Daftar Anggaran Kontroversial APBD DKI Jakarta 2020
Banyak anggaran kontroversial dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 DKI Jakarta. Berikut ini daftarnya.
Kronologi Terbongkar Lem Aibon Rp 82 Miliar APBD DKI
Terbongkar kejanggalan APBD DKI Jakarta 2020 yang di dalamnya terdapat anggaran RP 82,8 miliar untuk membeli lem aibon. Berikut kronologinya.
OPD Diciutkan, Dairi Hemat APBD Rp 8,5 Miliar per Tahun
Organisasi Perangkat Daerah Dairi, Sumatera Utara hemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Rp 8,5 miliar per tahun.
Proyek Patung Kuda di Parepare Belum Terbayarkan
Proyek pembuatan patung kuda di Parepare yang tidak sesuai peruntukannya belum terbayarkan. dan terindikasi korupsi.
BKK Kabupaten Kota di Sumbar Diplot di P-APBD 2019
Anggaran untuk kegiatan Bantuan Keuangan Khusus kabupaten kota di Sumbar akan dialokasikan pada APBD Perubahan 2019.
RS Habibie Ainun Parepare Telan Anggaran RP 135 Miliar
Rumah Sakit Umum (RSU) Ainun Habibie Parepare yang sempat di hentikan pembangunannya kini di mulai kembali. Berikut dana yang disiapkan.
PDIP Walk Out, DPRD Ambil Putusan Meski Tak Kuorum
PDIP tak setuju dilanjutkan rapat pengambil keputusan tentang LPJP APBD Sumut 2018.
Uang Rp 6 Milyar Dinkes Parepare Disinyalir Ke DPRD
Uang Rp 6 Milyar milik Dinas kesehatan Parepare di sinyalir masuk ke DPRD kota Parepare.
Sisa Anggaran 13 Triliun, Bukti Anis Tak Mampu Kelola APBD 2017
Sisa Anggaran 13,16 Triliun, Pemprov DKI Jakarta dinilai tak mampu kelola APBD 2017
Siap Disidangkan, KPK Telah Periksa 34 Saksi Bupati Lampung Tengah
Dalam kasus ini, orang nomor satu di Kabupaten Lampung Tengah itu telah ditetapkan sebagai tersangka bersama bawahannya, yakni Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.
Potensi Pemborosan APBN APBD Rp392,87 Triliun Per Tahun
"Mereka harus meniru pemerintah daerah lain yang sudah lebih baik. Ubah pola pikir dari mental menghabiskan anggaran menjadi mental memberi manfaat."
Pindahkan APBD Ke Rekeningnya, Bupati Biak Numfor Ditahan
Ondi diduga melakukan korupsi saat menjabat Kepala Bagian Keuangan Pemda Mamberamo Raya dengan modus memindahkan dana APBD ke rekening pribadi.
Banyak Inefisiensi, Jokowi Minta APBN dan APBD Diubah Besar-Besaran
Presiden Joko Widodo mengungkapkan masih banyak inefisiensi dalam penggunaan dana APBN dan APBD yang memerlukan perbaikan secara besar-besaran.
Load more ...