UNTUK INDONESIA
Alasan Politikus PDIP Polisikan Rocky Gerung
Politikus PDIP Henry Yosodiningrat membeberkan alasanya melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri.
Akademisi Rocky Gerung memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Foto : Antara/Reno Esnir)

Jakarta - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Henry Yosodiningrat menilai tujuan Rocky Gerung menyebut Joko Widodo (Jokowi) tidak paham Pancasila dalam acara televisi Forum Indonesia Lawyers Club (ILC) untuk mempermalukan eks Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Tidak ada tujuan lain kecuali mempermalukan bukan kritik.

Henry mengaggap Rocky telah memenuhi unsur pidana seperti yang tercantum pada Pasal 310 KUHP, di mana setiap orang yang sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal.

"Beberapa yurisprudensi juga mengatakan tujuan untuk mempermalukan orang yang diserang sudah memenuhi unsur, tidak ada tujuan lain kecuali mempermalukan bukan kritik," kata Henry di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 9 Desember 2019.

Tuduhan mempermalukan Jokowi, kata Henry, terlihat dari ucapan yang tendensius, nada, serta bahasa tubuh Rocky. "Kalau kritik bukan seperti itu caranya," katanya.

Sebab itu Henry melaporkan Rocky ke Bareskrim Polri pada hari ini, Senin 9 Desember 2019. Namun, laporan itu mendapat penolakan dari polisi.

"Laporan saya tidak bisa diterima karena saya tidak bisa menunjukkan surat kuasa dari Presiden," katanya.

Henry mengaku telah menunggu sekitar 4,5 jam di Bareskrim tetapi berkas laporannya tetap ditolak. Dia kecewa dengan tindakan yang dilakukan aparat keamanan karena tidak menerima pelaporannya.

"Tidak ada kepastian. Awalnya mereka menanyakan mana kuasa dari Jokowi selaku pribadi maupun selaku Presiden," tuturnya. 

Berita terkait
Jubir Jokowi Bela Rocky Gerung Soal Ejekan Pancasila
Jubir Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman tidak kaget dengan kritik Rocky Gerung, yang menilai RI-1 tidak memahami Pancasila.
Rocky Gerung Ejek Jokowi, Golkar Teringat Anak SD
Politikus Partai Golkar Dedi Mulyadi bersuara soal ejekan Rocky Gerung ke Jokowi tidak paham Pancasila. Menurutnya, anak SD saja mengerti.
Rocky Gerung Anggap Jokowi Gagal Paham Pancasila
Pengamat politik Rocky Gerung menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memahami lima sila Pancasila, yang menjadi dasar negara Indonesia.
0
Geng Motor di Binjai Serang Pelajar SMA
Gerombolan geng motor di Kota Binjai, Sumatera Utara, menyerang sekelompok anak muda yang sedang nongkrong di warkop.