UNTUK INDONESIA
Aktivis Makassar Minta Polisi Gencar Razia Apartemen
Digrebeknya pabrik narkotika di apartemen Makassar mengagetkan warga Makassar. Aktivis Anti Narkoba meminta polisi agar intensif razia apartemen.
polisi saat amankan barang bukti bahan baku pembuatan tembakau sintetis di apartemen mewah di Makassar. Selasa 24 Februari 2020. (Foto: Tagar/Muhammad Ilham)

Makassar - Pabrik narkotika jenis tembakau sintetis yang berhasil diungkap pihak Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar di sebuah apartemen mewah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengagetkan sejumlah aktivis penggiat anti anti narkoba, sehingga beberapa lembaga tersebut meminta pihak kepolisian gencar melakukan operasi di apartemen yang disinyalir menjadi pabrik narkotika.

Dalam pengungkapan pabrik tembakau sintetis yang lagi tenar di kalangan kaum milenial ini, pihak kepolisian berhasil menjaring 20 orang tersangka dan barang bukti kurang lebih tiga kilogram tembakau yang sudah dicampuri alkohol serta beberapa campuran kimia yang siap di edarkan melalui akun-akun sosial media.

Para pelaku dalam menjalankan bisnisnya sangat nekat, dimana mereka sudah anggap apartemen menjadi tempat yang aman.

Dengan terungkapnya pabrik tembakau di apartemen mewah ini membuat lembaga Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Makassar merasa kaget dan heran dengan adanya pabrik narkoba di dalam sebuah apartemen mewah tersebut.

Ketua Granat Makassar, Arman Mannahawu mengatakan, dengan terungkapnya pabrik tembakau sintetis ini di apartemen mewah, tentunya para pelaku mencari tempat yang sangat aman dalam menjalankan bisnis haram tersebut.

“Para pelaku dalam menjalankan bisnisnya sangat nekat, dimana mereka sudah anggap apartemen menjadi tempat yang aman untuk mengedalikan bisnis mereka, kata Arman, Rabu 26 Februari 2020.

Pihak kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) kata Arman, lebih mengintesifkan lagi operasi di apartemen yang ada di Kota Makassar, sehingga pabrik pembuatan tembakau sintetis maupun narkotika jenis lainnya dapat dicegah peredarannya di Kota Makassar.

Ini bukan tentang individu lagi. Tetapi tentang keberlangsungan generasi bangsa.

“Bukan hanya apartemen, tetapi juga penginapan seperti home stay, kontrakan dan juga hotel, karena fakta bisnis ini ada. Saya kira aparat baik polisi maupun BNN sudah teruji dalam hal itu. Nah ini yang mesti dikembangkan lagi,” tuturnya.

Tembakau sintetis yang lebih dikenal dikalangan kaum milenial dengan sebutan ganja sintetis atau tembakau gorilla ini mempunyai kemampuan dalam melemahkan otak bagi penggunanya. Tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Seluruh obat-obatan terlarang yang disalahgunakan ketika masuk dalam urat syaraf manusia akan melumpuhkan pikiran penggunanya. Tidak ada semangat untuk belajar, mencari nafkah. Dia akan memuncak pada kelumpuhan berfikir,” terangnya.

Ketua Granat Makassar meminta seluruh elemen baik pemerintah, pihak kepolisian dan BNN serta masyarakat untuk bersama-sama bekerjasama dalam memberantas kejahatan luar biasa ini atau ekstraordinary crime.

“Ini bukan tentang individu lagi. Tetapi tentang keberlangsungan generasi bangsa,” pungkasnya. []

Berita terkait
Polisi Awasi Apartemen Pabrik Narkotika di Makassar
Polda Sulsel akan mengawasi apartemen yang ada di Makassar karena maraknya peredaran dan produksi narkoba di kamar apartemen.
Identitas Peracik Narkotika di Apartemen Makassar
Polisi menangkap 20 pelaku peracik dan pengedar narkotika jenis tembakau sintetis di Makassar, dan empat diantaranya berstatus mahasiswa.
Kronologi Bongkar Narkotika di Apartemen Makassar
Jajaran Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, berhasil membongkar home industri pabrik narkotika jenis tembakau sintetis di apartemen Vidaview.
0
Viral Hewan Mati Mendadak di Bekasi Bukan Hoaks
Polisi membenarkan video viral hewan mati di Cibarusah, Bekasi, benar terjadi dan bukan hoaks.