UNTUK INDONESIA
Aksi Mesum Bos Kontrakan di Tangsel Bikin Geleng Kepala
Bos Kontrakan di Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan hal tidak senonoh sampai video call mesum ke penghuni kontrakan.
Aksi Mesum Bos Kontrakan di Tangsel Bikin Geleng Kepala. (Foto: Tagar/Alfi)

Tangerang Selatan - Sungguh sangat memalukan apa yang dilakukan oleh pemilik kontrakan di kawasan Parung Benying, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ia melakukan tindakan tidak senonoh dengan meremas payudara wanita salah seorang penghuni kontrakan.

Pelecehan seksual berupa peremasan payudara itu bermula dari pemilik kontrakan bernama Marudin datang untuk berkumpul bersama beberapa ibu-ibu yang sedang 'ngerujak'.

Dia sering banget ngehina saya, saya pernah di video call lewat WhatsApp.

Kala itu korban S, 38 tahun, mengucapkan kalimat candaan dan tanpa pikir panjang Marudin langsung meremas dan memelintir payudara S hingga memar.

"Itu kejadian Jumat, 21 Agustus 2020 sekitar jam 3 sore. Abis kejadian itu payudara saya sakit, saya lihat ada bekas merah kaya kecakar gitu. Besoknya saya lihat lagi jadi biru," ujar S saat dikonfirmasi Tagar, Minggu, 30 Agustus 2020.

Baca juga: Cerita Korban Bos Kontrakan Mesum di Tangerang Selatan

Karena merasa mendapat pelecehan seksual, S melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tangsel dengan nomor TBL/922/K/VIII/2020/SPKT/Res Tangsel tertanggal Sabtu (22/8).

Dari laporan tersebut, terduga pelaku Marudin disangkakan pasal 289 tentang kejahatan terhadap kesopanan dan pasal 351 tentang penganiayaan.

Hasil laporan tersebut, S berharap pihak kepolisian segera memproses laporannya dan terduga pelaku bisa menerima hukuman yang setimpal.

Karena dari pengakuan S, pelecehan seksual secara lisan yang dilakukan Marudin sering kali ia terima. Bahkan Marudin pernah menghubungi S melalui video call dan menunjukan alat kelamin.

"Dia sering banget ngehina saya, saya pernah di video call lewat WhatsApp. Saya kira dia itu nagih uang kontrakan, pas saya angkat dia lagi nunjukin kelaminnya, langsung saya tutup video call-nya," ucapnya.

S berharap agar polisi bisa memproses laporannya agar pelaku tidak melakukan aksi hal senonoh lagi.

"Saya cuman berharap, pak polisi bisa segera memproses laporan saya. Karena saya takut, dia melakukan hal yang lebih nekat sama saya," ujar S.[]

Berita terkait
Mobil Sport Mazda RX7 Kuning Mencurigakan di Tangsel
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan Mazda RX7 berwarna kuning.
#GenTangsel Hadapi Black Campaign dengan Edukasi
Pendukung Benyamin-Pilar, #GenTangsel, menghadapi kampanye Black Campaign dengan edukasi politik.
Covid-19, Ribuan Perceraian Terjadi di Kota Tangsel
Kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat angka perceraian naik 10 persen atau mencapai 3.000 angka perceraian selama Covid-19.
0
Liga 1 Tak Kunjung Digulirkan, Persiraja Bubarkan Tim
Manajemen Persiraja Banda Aceh membubarkan tim karena tidak ada kepastian Liga 1. Persiraja juga katakan tidak ikut liga bia digelar Desember.