Indonesia
Ahok Digadang-gadang Bakal Jadi Duta Besar
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok digadang-gadang bakal menjadi duta besar, menurut pengamat peluangnya lebih besar.
Ahok memberikan hak suara pada Pemilu 2019 di Osaka, Jepang.(Foto: Instagram/basukibtp)

Jakarta - Ruang politik Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok semakin sempit akibat dari kasus penistaan agama yang menimpanya. Namun demikian, hal ini tidak menutup jalan Ahok untuk kembali berkiprah di panggung politik.

Kursi-kursi kepemerintahan masih tersedia untuk mantan Gubernur DKI Jakarta ini. Mulai dari gubernur, bupati, ataupun wali kota. Bahkan, ia juga masih bisa mengisi kursi di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

Baca juga: Denny Siregar: Bu Mega, Jadikan Ahok Gubernur Kalteng

"Ketika Ahok masuk PDIP, ya sudah benar. Pasti akan ada yang diincar suatu saat nanti, iya kan. Jadi, bisa kepala daerah ataupun anggota DPR," ucap Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin kepada Tagar, Selasa, 23 Juli 2019.

Menjadi politisi tidak harus jadi menteri, capres ataupun cawapres. Hal yang terpenting, dia punya posisi lalu bermanfaat bagi masyarakat.

"Itu kalau menurut saya sudah bagus. Artinya, ketika peluang itu diambil, ya silahkan saja. karena Ahok kan warga negara Indonesia juga," katanya.

Peluang jadi Dubes (Duta Besar)

Tak hanya kepala daerah ataupun anggota DPR saja, Ahok juga dinilai punya peluang untuk mengisi jabatan lain. Menurut Ujang, Ahok bisa diproyeksikan untuk menjadi Dubes.

"Bisa. Ada dubes. Bisa saja. Kalau dubes itu kan hak prerogratif dari Jokowi kan. Bisa saja kalau Ahok dijadikan dubes," ucap Ujang saat ditanya apakah ada jabatan lain yang bisa diisi oleh Ahok.

Pendapat berbeda diungkapkan oleh Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati. Ia menilai, belum saatnya Ahok kembali berpolitik.

"Menurut saya, ini masih belum saatnya Ahok untuk kembali ke panggung politik. Ia masih butuh waktu untuk berbenah," kata Wasisto pada Tagar, Selasa, 23 Juli 2019. 

Mungkin butuh 1 atau 2 tahun lagi. Tergantung juga dari sikap politik PDIP untuk memolesnya kembali.

Menarik untuk ditunggu terkait posisi apa yang akan diisi oleh Ahok ke depan nanti. Kembali menjadi kepala daerah, anggota DPR, atau justru menjadi Dubes.

Baca juga: Novel Bamukmin Sarankan Ahok Jadi Gubernur Papua

"Kemungkinan-kemungkinan itu sangat terbuka gitu. Politisi itu tidak akan ada yang berhenti. Kenapa Ahok akan terus berpolitik, karena ia sudah masuk partai politik hingga hari ini. Pasti mempunyai target politik dan itu sah-sah saja," ucap Ujang.

Wasisto beranggapan, akan ada saat yang tepat untuk Ahok kembali lagi. Masih butuh waktu dan momentum yang pas untuk kembali. []

Berita terkait
0
Disuruh Suami, PNS Medan Selundupkan Sabu Dalam BH
Kecintaan kepada suami, membuat seorang PNS di RS Pirngadi Medan Sri Erita Mulyanti alias Upik melakukan perintah suaminya, Dedy Supriyono.