UNTUK INDONESIA
Ada Apa di Balik Tagar #AudreyJugaBersalah?
Setelah diramaikan dengan tagar Justice For Audrey, Twitter turut diramaikan dengan tagar Audrey Juga Bersalah.
Youtuber tekenal Indonesia, Atta Halilintar (kiri) menjenguk Audrey di rumah sakit. (Foto: Instagram/attahalilintar)

Jakarta - Setelah diramaikan dengan tagar Justice For Audrey, Twitter turut diramaikan dengan tagar Audrey Juga Bersalah. Tagar tersebut muncul setelah dugaan penganiayaan terhadap seorang siswi SMP di Pontianak berusia 14 tahun bernama Audrey.

Justice For Audrey awalnya merupakan simpati yang ditunjukkan publik ketika mengetahui Audrey menjadi korban kekerasan 12 siswi SMA 12. Lalu, setelah polisi mengumumkan hasil visum yang tak sesuai dengan cerita yang beredar dan menetapkan tiga tersangka kekerasan Ar, Ec alias NNA, dan Ll, publik malah berbalik sikap terhadap Audrey. Tagar Audrey Juga Bersalah mempertanyakan kebenaran cerita yang sesungguhnya.

Dari penelusuran Tagar News, akun Twitter @bomsiwor menjadi yang pertama menulis Audrey Juga Bersalah dibarengi dengan Justice For Audrey. Ia menilai, hanya pelaku yang bersalah, tetapi juga korban yakni Audrey.

"Saya kira Audrey pun harus kena dakwaan pelanggaran UU ITE. Kasus ini baik pelaku maupun korban sebenarnya sama sama bersalah. #UnpopularOpinion #JusticeForAudrey #AudreyJugaBersalah," tulisnya pada 11 April 2019.

Kemudian Audrey Juga Bersalah diikuti oleh pemilik akun Twitter @serenadipty. Akun ini memilih untuk bersikap bijak terkait dugaan kekerasan daripada ikut campur dan malah melakukan perundungan terhadap pelaku.

"Saya bukan membela ke-12 pelaku. Mereka berduabelas itu emang salah, pasti. Tapi, apa korban sudah pasti benar? Daripada membully pelaku, ada baiknya kita jadi penengah. Kalau bisa kita nasihati kedua belas pihak. #AudreyJugaBersalah," cuit @serenadipty pada 11 April 2019.

Akun Twitter @andrebriian pun mengaku sadar menyikapi permasalahan dengan objektif. "Yuk @yuyundwy93 baru saja menyadarkanku untuk lebih objektif menyikapi #JusticeForAudrey dan #AudreyJugaBersalah," ungkapnya di Twitter pada 11 April 2019.

Sementara akun Twitter @kuntul_ireng saat itu memilih untuk menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Ketimbang melihat kasus dugaan kekerasan terlalu dini.

"Tinggal kita tunggu hasil penyidikan dari pihak berwajib, doa terbaik buat mereka "terduka pelaku" dan juga "terduka korban" dan lebih khusus buat "netizen" termasuk saya yang terlalu dini melihat suatu kasus dari satu sisi saja Apakah #JusticeForAudrey atau #audreyjugabersalah," celotehnya pada 11 April 2019.

Audrey Juga Bersalah juga terus digunakan publik untuk memberikan pendapat terhadap kasus dugaan kekerasan terhadap Audrey. Sampai-sampai membuat pemilik salah satu pengguna media sosial bingung.

"Mantau kasus Audrey dr twitnya Om Kurawa, dari beberapa thread orang, dari berita tv juga. Bahkan muncul hastag tandingan #Audreyjugabersalah. Jujur aku tuh bingung, tapi intinya ada "pelebih-lebihan cerita" pada kasus Audrey ini ya," tukas pemilik akun twitter @nadyamrdnr pada 11 April 2019.

Baca juga:

Berita terkait
0
Pemkab Labuhanbatu Janji Perbaiki Pelayanan Publik
Pemkab Labuhanbatu kembali menyandang predikat buruk di pelayanan publik. Tahun lalu Labuhanbatu juga masuk zona merah pelayanan publik.