TAGAR.id, Jakarta - Ubud dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling menenangkan di Bali, dengan nuansa alam, budaya, dan spiritualitas yang menyatu harmonis. Salah satu tempat ikonik yang wajib dikunjungi di kawasan ini adalah Monkey Forest, hutan tropis yang menjadi rumah bagi ratusan monyet ekor panjang serta berbagai situs budaya kuno.
Jika berencana untuk liburan ke Bali, jangan lewatkan pengalaman menyusuri Monkey Forest Ubud. Area seluas lebih dari 12 hektare ini menawarkan banyak hal menarik. Simak ulasan berikut untuk mengetahui aktivitas seru yang bisa dilakukan di sana!
3 Kegiatan Menarik yang Bisa Dilakukan di Monkey Forest Ubud
Monkey Forest Ubud menawarkan pengalaman yang unik dan tak bisa Anda temukan di tempat lain. Berikut tiga aktivitas seru yang wajib Anda coba saat berkunjung ke sana.
1. Terdapat Sekelompok Monyet Ekor Panjang
Salah satu daya tarik utama Monkey Forest adalah populasi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang tinggal bebas di kawasan hutan ini. Pengunjung bisa melihat monyet-monyet bermain di pepohonan, duduk di dinding batu, bahkan mendekat ke arah pengunjung.
Meski monyet-monyet terlihat bersahabat, penting untuk tetap menjaga jarak dan tidak memberi makan secara langsung karena monyet di sini adalah satwa liar. Pihak pengelola sudah menyediakan makanan khusus yang diberikan oleh petugas.
2. Mengunjungi Tiga Pura Suci dari Abad ke-14
Selain keindahan alam dan satwa, Monkey Forest juga menjadi lokasi dari tiga pura Hindu yang bersejarah, yaitu Pura Dalem Agung, Pura Beji, dan Pura Prajapati. Ketiga pura ini telah ada sejak abad ke-14 dan hingga kini masih digunakan sebagai tempat peribadatan masyarakat setempat.
Pengunjung diperbolehkan melihat-lihat area pura selama tidak mengganggu kegiatan ibadah. Jangan lupa untuk mengenakan pakaian yang sopan dan menjaga kesopanan saat berada di area pura.
3. Menjelajahi Area Hutan
Hadir dengan luas sekitar 12,5 hektar, Monkey Forest menyediakan jalur jalan kaki ber-paving yang memudahkan pengunjung untuk mengeksplorasi kawasan tanpa merusak ekosistem. Jalan setapak ini membawa pengunjung melewati pepohonan tinggi, jembatan batu, sungai kecil, hingga spot foto tersembunyi yang sangat estetik.
Bagi pecinta fotografi atau yang ingin menikmati alam secara perlahan, jalan-jalan di jalur ini sangat direkomendasikan. Pengunjung bisa berhenti sejenak untuk menikmati suara alam, atau duduk di bangku-bangku yang tersedia di sepanjang rute.
Do & Don'ts di Monkey Forest Ubud
Sebelum menjelajahi Monkey Forest, penting untuk mengetahui hal-hal yang sebaiknya dilakukan dan dihindari.
1. Jaga Barang Bawaan Anda
Monyet di Monkey Forest dikenal sangat cerdik dan tertarik pada benda mencolok seperti kacamata, botol air, atau plastik makanan. Oleh karena itu, sebaiknya simpan barang-barang tersebut di dalam tas yang tertutup rapat. Jika memungkinkan, gunakan tas punggung agar lebih aman dari gangguan satwa.
Menjaga barang pribadi tidak hanya penting untuk keselamatan Anda, tetapi juga demi kenyamanan pengunjung lain. Jika barang bawaan direbut monyet, hindari memaksanya kembali karena bisa memancing agresi. Laporkan pada petugas yang berjaga untuk mendapatkan bantuan.
2. Jangan Memberi Makan Monyet Secara Langsung
Meski terkesan menyenangkan, memberi makan monyet secara langsung sangat tidak dianjurkan. Hal ini bisa mengganggu keseimbangan pola makan alami dan membuat monyet menjadi agresif terhadap manusia. Pihak pengelola sudah memiliki jadwal dan makanan khusus yang diberikan oleh petugas secara teratur.
Jika membawa makanan ringan, simpanlah di dalam tas dan jangan memakannya di area terbuka. Mengabaikan aturan ini bisa mengundang monyet mendekat dan mencoba merebut makanan yang bisa menimbulkan risiko bagi diri sendiri maupun pengunjung lain.
3. Hormati Area Suci dan Aturan Lokal
Monkey Forest bukan hanya objek wisata, tapi juga area spiritual dan konservasi. Maka dari itu, sangat penting untuk menghormati setiap aturan yang diberlakukan, termasuk larangan masuk ke area tertentu atau berpakaian sopan saat mendekati pura. Petunjuk-petunjuk ini biasanya tertera jelas di papan informasi. Jangan ragu untuk bertanya pada petugas jika ada yang kurang jelas.
Pesan Tiket Monkey Forest Ubud di Traveloka
Ingin menikmati seluruh keindahan Monkey Forest Ubud tanpa repot antre dan bayar mahal? Traveloka saat ini sedang menghadirkan promo Pesta Diskon 17-an yang berlaku mulai dari 31 Juli hingga 10 Agustus 2025. Anda bisa mendapatkan potongan harga hingga 50% untuk berbagai tiket atraksi, termasuk Monkey Forest.
Tidak hanya itu, Anda juga berkesempatan mendapatkan kupon diskon tambahan hingga Rp1,7 juta. Promo ini hanya berlaku di aplikasi Traveloka. Jadi, tunggu apalagi? Unduh aplikasi Traveloka sekarang juga dan nikmati promonya!