UNTUK INDONESIA
Zidane Kecewa Bale Batal ke China
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dikabarkan marah gara-gara Gareth Bale batal dijual ke Jiangsu Suning.
Pemain Real Madrid Gareth Bale batal pindah ke Jiangsu Suning, pelatih Zinedine Zidane marah-marah. (Foto: hardtackle.com)

Jakarta - Gareth Bale batal menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Real Madrid membatalkan rencana kepindahan Bale ke Jiangsu Suning. Hanya keputusan Madrid itu membuat pelatih Zinedine Zidane kecewa dan marah. 

Zidane dikabarkan marah dengan keputusan presiden klub Florentino Perez yang membatalkan proposal transfer sang pemain ke China. Menurut Marca, Perez menolak proposal itu karena tidak ingin melepas Bale secara gratis. Dia tetap berharap bisa menjual pemainnya dengan harga yang tepat. 

Perez berbeda pendapat dengan Zidane. Sang pelatih tak keberatan melepas Bale karena gaji untuk pemain itu bisa digunakan untuk memboyong Paul Pogba, gelandang Manchester United.

Tawaran dari Suning sesungguhnya membuka harapan Bale meninggalkan Madrid. Pasalnya sulit mendapatkan klub yang harus memberi gaji tinggi kepada pemain asal Wales ini. 

Sebaliknya, klub Liga Super China ini siap memberikan gaji 1 juta poundsterling atau Rp 17,3 miliar setiap pekan kepada Bale. Ini menjadikan pemain berusia 30 ini sebagai pemain dengan gaji tertinggi di dunia.

Bale sesungguhnya turut mengantarkan Madrid meraih sukses besar sejak bergabung dari Tottenham Hotspur pada 2013. Dia menyumbangkan empat trofi Liga Champions. Dirinya telah mencetak 102 gol dalam 231 pertandingan untuk Madrid

Hanya, Bale tak lagi masuk rancangan tim Zidane. Saat pelatih asal Prancis ini pergi, dia merekomendasikan kepada manajemen untuk menjual Bale dan mempertahankan Cristiano Ronaldo. Yang terjadi justru kebalikannya. Madrid mempertahankan Bale dan menjual Ronaldo ke Juventus

Saat Zidane kembali ke Madrid, Bale pun sudah tak masuk lagi di tim utama. Terkini, Zidane ingin Bale segera hengkang karena sudah tidak dibutuhkan tim. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Calon Jaksa Agung Lebih Baik Non Partisan
Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan seharusnya Jaksa agung bebas dari konflik kepentingan (non partisan).