UNTUK INDONESIA
Yunahar Ilyas, Calon Ketum MUI Pengganti Ma'ruf Amin
Masa jabatan Wakil Presiden terpilih Maruf Amin sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan berakhit. Siapakah sosok penggantinya?
Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas. (Foto: sangpencerah.id)

Jakarta - Masa jabatan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif akan berakhir saat MUI menggelar musyawarah nasional 2020 mendatang.

Tapi, menurut Ketua MUI bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi masa jabatan tersebut bisa lebih cepat berakhir atau sesuai waktu yang ditentukan.

Jika Ma'ruf akhirnya meninggalkan jabatannya, siapa sosok kuat yang akan menggantikannya?

Kendati belum ada pembicaraan mengenai sosok-sosok pengganti, Masduki membeberkan bahwa ada salah satu nama yang menjadi kuat pengganti kepemimpinan Ma'ruf di MUI.

"Salah satu calon yang kuat saat ini adalah Buya Yunahar Ilyas yang selama ini menjabat sebagai wakil ketua umum," tuturnya kepada Tagar, Kamis, 17 Oktober 2019.

Baca juga: Jabatan Ma'ruf Amin di MUI Setelah Dilantik Jadi Wapres

Saat ini, Yunahar memang menjalankan tugas sebagai Ketua Umum MUI dengan Zainut Tauhid. Sebab, sejak menjadi calon wakil presiden Ma'ruf tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai ketua umum.

Yunahar sendiri pernah mengemban sejumlah jabatan penting di MUI sejak 2005, yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat 2005-2010, Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat 2010-2015, dan kini Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat 2015-2020.

Untuk lebih lengkapnya, berikut Tagar rangkum profil Yunahar seperti dilansir dari muhammadiyah.or.id.

Yunahar IlyasYunahar Ilyas. (Foto: muhammadiyah.or.id)

Riwayat Pendidikan

Pria kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, 22 September 1956 yang lalu mengenyam pendidikan dasar di sekolah negeri yaitu Sekolah Dasar Negeri Taluk I di Bukittinggi. Setelah lulus 1968, ia melanjutkan pendidikan berbasis agama Islam, antara lain sebagai berikut.

  • Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 4 tahun di Bukittinggi, lulus 1972
  • Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 tahun di Padang, lulus 1974
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, Jurusan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, lulus Sarjana Muda (Bachelor of Art) 1978
  • Universitas Islam Imam Muhammad Ibnu Su’ud Riyadh Saudi Arabia, Fakultas Ushuluddin, lulus Lisance (Lc) 1983
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, Jurusan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, lulus Sarjana Lengkap (Doktorandus) 1984
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Program Pascasarjana, lulus Strata Dua (Magister Agama Islam) Aqidah dan Filsafat 1996
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Program Pascasarjana, lulus Strata Tiga (Program Doktor) Ilmu Agama Islam 2004

Karir Dunia Pendidikan

Yunahar tidak membuat pendidikannya sia-sia. Dosen dan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini telah menelurkan beberapa buku. Ia juga mengajar dari mulai tingkat dasar hingga kini di tingkat perguruan tinggi.

  • Guru Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta periode 1984-1990
  • Staf Pengajar Tetap Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dari 1987 hingga sekarang
  • Staf Pengajar Pascasarjana (S2) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dari 2000 hingga sekarang
  • Staff Pengajar Pascasarjana (S2) Universitas Muhammadiyah Surakarta dari 2006 hingga sekarang
  • Pengasuh Pondok Pesantren Budi Mulia Yayasan Shalahuddin Yogyakarta dari 1990 hingga sekarang
  • Sekretaris Lembaga Pengakajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UMY periode 1987-1994
  • Wakil Kepala LPPI periode 1996-1999
  • Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta periode 2003-2007

Salah satu calon yang kuat saat ini adalah Buya Yunahar Ilyas yang selama ini menjabat sebagai wakil ketua umum.

Jabatan Muhammadiyah

Menjadi anggota Muhammadiyah sejak 1986, ia tidak langsung mengemban jabatan-jabatan penting di salah satu organisasi Islam tersebut. Bahkan, sebelum menjadi anggota ia memulai dengan menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Padang periode 1977-1979 dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sumatera Barat periode 1978-1979.

  • Wakil Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah 1995-2000.
  • Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah 2000-2005
  • Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2010
  • Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2010-2015
  • Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2015-2020

Yunahar sempat juga mengikuti sejumlah organisasi lain di luar Muhammadiyah antara lain Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang periode 1977-1979, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Riyadh Saudi Arabia periode 1982-1983, dan Wakil Ketua Divisi Pembinaan Umat Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia organ wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta periode 1991-1995.

Dakwah di Indonesia dan Luar Negeri

Sebagai salah satu ulama Indonesia, ia kerap memberikan ceramah agama Islam di masjid-masjid, kampus-kampus, dan kantor-kantor di sejumlah kota besar di Indonesia. Tak terkecuali ceramah agama Islam dan talk show di televisi seperti acara Gema Ramadhan, Malioboro-Malioboro, Visi Baru dan Resonansi di TVRI Yogyakarta.

Yunahar tak pernah berhenti menimba ilmu, ia pernah ikut pelatihan Imam dan Da’i Internasional di Universitas Al-Azhar Cairo selama dua bulan lebih pada 1988. Ia juga kerap memberikan ceramah agama Islam di luar negeri, antara lain sebagai berikut.

  • Ceramah selama bulan Ramadhan 1402 H untuk mahasiswa di Berlin atas undangan PPME (Persatuan Pelajar Muslim se-Eropa) wilayah Jerman Barat
  • Ceramah agama Islam dalam acara LKII VI (Latihan Kajian Islam Intensif) untuk mahasiswa dan masyarakat Islam Indonesia di 10 negara bagian Amerika Serikat selama 45 hari, September-Oktober 1999
  • Pengajian Ramadhan dan Khutbah ‘Iedul Fitri 1420 H untuk masyarakat Islam Indonesia Los Angeles Amerika Serikat, 1-15 Januari 2000
  • Ceramah agama Islam pada acara Spring Gathering 2000 di Manchester atas undangan Keluarga Islam Britania Raya dan sekitarnya (KIBAR) untuk masyarakat Islam Indonesia Britania Raya dan ceramah agama Islam di tujuh kota lainnya di Kerajaan Inggris, April-Mei 2000 selama 21 hari
  • Ceramah agama Islam pada mahasiswa dan masyarakat Islam Indonesia di 7 kota Jerman atas undangan PPME Wilayah Jerman, Mei 2000 selama 15 hari
  • Ceramah agama Islam pada Keluarga Muslim Indonesia di Jepang, Ramadhan 1427 H
  • Ceramah agama Islam pada Muktamar IMSA (Indonesian Moslem Society in America), Desember 2007
  • Ceramah agama Islam pada masyarakat muslim Indonesia di Taipei, Mei 2007
  • Ceramah agama Islam dalam acara LKII-ICMI North America 2008 untuk mahasiswa dan masyarakat Islam Indonesia di 9 negara bagian Amerika Serikat selama 32 hari, Mei-Juni 2008

Keluarga

Yunahar Ilyas merupakan putra pasangan Ilyas dan Syamsidar. Tapi kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Ayahnya Ilyas meninggal 1995 dan ibunya meninggal 1988.

Ia menikah dengan Liswarni Syahrial 24 September 1987 dan dikaruniai empat orang anak, yaitu Syamila Azhariya Nahar, Faiza Husnayeni Nahar, Muhammad Hasnan Nahar, dan Ihda Rufaida Nahar.

Berita terkait
Ma'ruf Amin Pakai Sarung Saat Dilantik, Langgar Aturan?
Bila wakil presiden (wapres) terpilih Maruf Amin memakai sarung ketika dilantik di Gedung MPR apakah melanggar aturan?
Akankah Ma'ruf Amin Pakai Sarung saat Pelantikan?
Maruf Amin identik dengan sarung. Akankah dia pakai sarung saat dilantik menjadi wakil presiden terpilih pada Minggu 20 Oktober 2019?
Seruan Jihad ke Papua, MUI: Jangan Termakan Hoaks
Sebab, seruan jihad tersebut justru akan memperkeruh suasana dan menjadi masalah baru.
0
Respons Anak Buah, CEO Amartha Jadi Stafsus Presiden
Chief Risk and Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto memberi tanggapan terhadap Andi Taufan yang ditunjuk jadi Stafsus Presiden.