UNTUK INDONESIA
Workshop Tatakelola Keuangan Desa Kabupaten Sukabumi
Pemkab Sukabumi, Jabar, langsungkan kegiatan workshop yang penting bagi keberlangsungan tatakelola pemerintahan desa
Bupati Sukabumi, Jawa Barat, H Marwan Hamami (kanan), menutup Workshop Pengelolaan Keuangan Desa Bagi Sekretaris Desa dan Kaur Keuangan di Resort Prima Salabintana, 4 September 2020 (Foto: Humas Pemkab Sukabumi/jabarprov.go.id).

Kabupaten Sukabumi - Bupati Sukabumi, Jawa Barat, H Marwan Hamami, menutup Workshop Pengelolaan Keuangan Desa Bagi Sekretaris Desa dan Kaur Keuangan di Resort Prima Salabintana, 4 September 2020.

Bupati Marwan mengapresiasi kegiatan workshop yang penting bagi keberlangsungan tatakelola pemerintahan desa. "Kegiatan ini dapat memberikan pemahaman, pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan kapasitas kepada para peserta. Terutama untuk mendorong terciptanya clean dan good governance. Serta dapat mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang efisien, efektif, dan akuntabel," ujarnya.

Apalagi dalam setiap pengelolaan keuangan desa, harus dilakukan dengan tertib administrasi dan disiplin sesuai peraturan. Terutama dalam pengeluaran setiap anggaran, harus sesuai dengan kebutuhan atau tuntutan pembangunan masyarakat dan desanya. "Sehingga tujuan untuk memakmurkan desa, atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desanya dapat terwujud dengan baik," kata Bupati Marwan.

Menurut Bupati Marwan, kesejahteraan di tingkat desa dapat berdampak luas. Bahkan mendorong kesejahteraan di kota, "Kesejateraan di desa muncul, nanti masyarakat kota pun bisa ikut sejahtera."

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Tendi Hendrayana, mengatakan workshop yang dilaksanakan saat ini patut diapresiasi. Sebab, pelaksanaan workshop ini hasil aspirasi sekretaris desa dan Kaur Keuangan desa. "Selama dua tahun jadi Kadis PMD, sering mengadakan bimtek. namun hari ini workshopnya berbeda, kegiatan ini sangat diperlukan bagi sekdes dan kaur keuangan," kata Tendi.

Kepala Fordesi, Yan Victor, mengatakan workshop ini dilakukan untuk menjadi bahan perbaikan dan kelengkapan dokumen untuk masing masing desa. Terutama dalam penyusunan penggunaan APBDes tahun berjalan. Tentu saja yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Makanya ada review dan pendampingan Inspektorat dalam pertanggungjawaban APBDes masing masing desa tahun 2020. Khususnya, pembelanjaan bidang tak terduga sehubungan pandemi Covid 19," ujar Yan.

Selain itu sosialisasi Perbup 52 tentang perubahan ke dua atas perbup 18/2020 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa tahun anggaran 2020. Termasuk Perbup 53/2020 tentang perubahan atas Perbup 107/2019 tentan tata cara pembagian dan penetapan rincian ADD, dana bagi hasil pajak non PBB, retribusi daerah yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2020. 

Berita terkait
Kekayaan Alam Aset Pariwisata Kabupaten Sukabumi
Satu lagi objek wisata di Kabupaten Sukabumi, Jabar, diresmikan Bupati Sukabumi yaitu geowisata Batu Bubut di Mekar Mukti, Waluran
KKN Mahasiswa untuk Wujudkan Visi Kabupaten Sukabumi
KKN STAI Syamsul Ulum Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jabar, tahun akademik 2020-2021, di Kabupaten Sukabumi wujudkan visi Kabupaten Sukabumi
Adminduk Terbaik Bagi Warga di Kabupaten Sukabumi
Untuk tingkatkan pelayanan adminstrasi kependudukan (Adminduk) bagi warga Pemkab Sukabumi bimbingan teknis pengelola adminduk desa dan kelurahan
0
Kapitalisasi Pasar Unilever Salip Emiten BUMN, Hanya Sesaat?
Sulit mengukur jangka waktu naiknya kapitalisasi pasar emiten yang menyalip emiten lain seperti Unilever yang mengungguli Bank Mandiri dan Telkom.