UNTUK INDONESIA
WHO: Kelompok Usia Muda Jadi Penyebar Virus C-19
WHO menyebutkan, kelompok usia muda, 20 tahun, 30 tahun dan 40 tahunan kini menjadi penyebar virus corona Covid-19 atau C-19.
Ilustrasi kantor pusat WHO. (Foto: Reuters|BBC)

Jenewa -Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan kelompok usia muda, 20 tahun, 30 tahun, dan 40 tahunan kini menjadi penyebar virus corona Covid-19 atau C-19. Menurut WHO untuk Pasifik Barat, mereka tidak menyadari telah terinfeksi virus.

"Hal ini meningkatkan risiko penyebaran kepada yang lebih rentan: Orang tua, orang sakit dalam perawatan jangka panjang, orang yang tinggal di daerah padat penduduk dan daerah tertinggal," kata Kepala WHO untuk Pasifik Barat,Takeshi Kasai dalam pengarahan virtual, seperti diberitakan dari Channel News Asia, Selasa, 18 Agustus 2020.

Di tempat terpisah, seorang ahli terkemuka di bidang penyakit menular mengatakan mutasi virus corona Covid-19 bisa menjadi "hal yang baik" karena tampaknya tidak begitu mematikan. Mengutip dari aljazeera.com, Paul Tambyah, konsultan senior di National University of Singapore yang juga presiden terpilih dari International Society of Infectious Diseases itu mengatakan virus cenderung menjadi kurang mematikan karena mereka bermutasi.

"Merupakan kepentingan virus untuk menginfeksi lebih banyak orang tetapi tidak membunuh mereka karena virus tergantung pada inangnya," kata Tambyah seperti diberitakan dari aljazeera.com. Menurutnya, perkembangan mutasi bertepatan dengan penurunan tingkat kematian.

Sebelumnya WHO menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 atau C-19 diperkirakan akan berlangsung beberapa dekade dan dampaknya dirasakan masyarakat dunia. "Komisi ini menggarisbawahi antisipasi dari durasi panjang pandemi Covid-19," demikian pernyataan WHO, Minggu, 2 Agustus 2020, mengutip dari Channel News Asia.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dampak pandemi Covid-19 akan berlangsung lama. "Pandemi ini merupakan salah satu krisis kesehatan abad ini, yang efeknya akan diraskan selama beberapa dekade," ucap Tedros, beberapa waktu lalu. []

Baca Juga:

Berita terkait
WHO Puji Arab dalam Pelaksanaan Ibadah Haji
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji Arab Saudi dalam penanganan pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19.
WHO: Covid-19, Darurat Kesehatan Dunia Paling Parah
WHO menyebutkan bahwa pandemi virus corona Covid-19 menjadi darura kesehatan global paling parah.
Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO Tahun 2021
Amerika Serikat (AS) resmi keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 6 Juli 2021 mendatang.
0
Kementan Dorong Pemulihan Pangan di Asean dan Global
Kementan berperan aktif dalam pencapaian ketahanan pangan regional dan global untuk mendorong sektor pertanian menciptakan lapangan pekerjaan.