Warga Amerika yang Masih di Afghanistan Kurang Dari 200

Menlu AS, Anthony Blinken, mengatakan jumlah warga AS yang masih berada di Afghanistan tidak sampai 200 orang
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengadakan briefing media tentang Afghanistan, di Departemen Luar Negeri, di Washington, AS, 25 Agustus 2021 (Foto: voaindonesia.com - Alex Brandon via REUTERS)

Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, mengatakan jumlah warga AS yang masih berada di Afghanistan tidak sampai 200 orang. Mereka ingin meninggalkan negara Afghanistan dan AS akan terus berusaha mengeluarkan mereka.

Menlu Blinken mengatakan jumlah orang AS yang tersisa mungkin mendekati 100. Amerika, ia menambahkan, akan bekerja sama dengan negara tetangga Afghanistan untuk memberangkatkan mereka melalui darat atau melalui udara begitu bandara Kabul dibuka kembali.

Berbicara tak lama setelah Pentagon mengumumkan tuntasnya penarikan militer Amerika, Senin, 30 Agustus 2021, Blinken mengatakan Kedutaan Besar AS di Kabul akan tetap tutup dan kosong untuk waktu yang belum ditetapkan. Diplomat Amerika yang bekerja dari kedutaan yang kini ditutup, menurut Blinken, akan berbasis di Doha, Qatar (ka/ah)/Associated Press/voaindonesia.com. []


Pesawat Terakhir Amerika Lepas Landas dari Kabul

Warga Amerika Didesak Segera Tinggalkan Afghanistan

Militer AS Tinggalkan Ribuan Mobil di Pangkalan Udara Bagram Afghanistan

Tentara AS Keluar dari Afghanistan Perang Terlamapun Berakhir

Berita terkait
Tentara AS Keluar dari Afghanistan Perang Terlamapun Berakhir
Mayor Jenderal Donahue jadi tentara AS terakhir yang meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afganistan
0
Warga Amerika yang Masih di Afghanistan Kurang Dari 200
Menlu AS, Anthony Blinken, mengatakan jumlah warga AS yang masih berada di Afghanistan tidak sampai 200 orang