Vaksinasi Atlet dan Pendukung Olimpiade Tokyo 2021 di Jepang

Olimpiade Tokyo Juli 2021 dapat diselenggarakan di depan para pendukung setelah atlet dan pendukung divaksinasi virus corona di negara asalnya
Seorang perempuan berjalan melalui Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, 13 Maret 2020 (Foto: bbc.com/Indonesia – Reuters)

Tokyo - Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengatakan dia "sangat yakin" bahwa Olimpiade Tokyo pada Juli 2021 dapat diselenggarakan di depan para pendukung.

Bach menambahkan bahwa IOC akan melakukan "upaya besar" untuk memastikan para atlet serta para pendukung divaksinasi sebelum tiba di Jepang.

Bach saat ini berada di Jepang untuk membahas bagaimana Olimpiade bisa dilangsungkan tahun depan.

Olimpiade Tokyo sedianya akan diselenggarakan pada Juli 2020, tetapi acara ini kemudian ditunda selama setahun karena wabah virus corona.

Lebih dari 11.000 atlet dari sekitar 200 negara telah dijadwalkan untuk ambil bagian dalam Olimpiade, yang akan dimulai pada Juli 2021 itu.

Bach mengatakan kepada wartawan bahwa penyelenggara akan melakukan berbagai upaya yang dapat mereka pikirkan untuk mengadakan acara itu.

Hal itu diucapkannya setelah bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, menurut kantor berita AFP.

"Ini membuat kami semua sangat, sangat yakin akan ada penonton di stadion Olimpiade tahun depan," kata Bach.

Kunjungan Bach dilakukan setelah Tokyo mengadakan acara gimnastik selama satu hari pada awal bulan ini, sebuah acara yang dihadiri ribuan penonton dan 22 atlet dari berbagai negara.

Para atlet internasional dikarantina selama dua minggu sebelum tiba di Jepang dan sebagian besar diisolasi di hotel di Tokyo. Atlet dan pendukung diharuskan jalani tes PCR setiap hari

Baik Jepang dan IOC telah menekankan bahwa Olimpiade akan digelar tahun depan.

Kepala eksekutif Olimpiade Tokyo 2020, Toshiro Muto mengatakan awal tahun ini mereka ingin menghindari kemungkinan tidak ada penonton sama sekali pada Olimpiade itu.

Dia menambahkan ada kemungkinan acara diadakan dengan penonton "terbatas", sementara jumlah staf dan delegasi dari setiap negara juga bisa dikurangi.

Awal pekan lalu, Bach ditanya apakah dia akan pergi ke Tokyo untuk berbicara tentang kemungkinan pembatalan Olimpiade, yang dijawabnya dengan tegas, "tidak". Deputi Bach sebelumnya mengatakan Olimpiade akan dilanjutkan "dengan atau tanpa Covid-19".

Menteri Olimpiade Jepang Seiko Hashimoto juga mengatakan bahwa pesta olahraga itu harus diadakan "dengan cara apapun" pada tahun 2021.

Sekarang ada harapan bahwa vaksin yang efektif untuk melawan Covid-19 dapat tersedia tahun depan, menyusul analisis awal yang menunjukkan bahwa vaksin oleh Pfizer dan BioNTech dapat mencegah penularan lebih dari 90% (bbc.com/Indonesia). []

Berita terkait
Olimpiade Tokyo Ditunda Kejuaraan Atletik Tahun 2022
Setelah Olimpade Tokyo 2020 secara resmi diundur satu tahun banyak turnamen yang terdampak seperti kejuaraan atletik dunia yang digeser ke 2022
Tidak Ada Solusi Ideal Terkait Olimpiade Tokyo 2020
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan tidak ada solusi ideal terkait dengan Olimpiade Tokyo 2020 karena wabah virus corona
Masjid Keliling Disiapkan untuk Olimpiade Tokyo 2020
Panitia Olimpiade Tokyo 2020 menyiapkan masjid keliling untuk mempermudah para atlet yang beragama Islam untuk salat lima waktu.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan