TransNusa Tambah 1 Rute Internasional dari Jakarta dan 2 Rute Domestik dari Denpasar

Perkuat konektivitas regional melalui Jakarta–Bangkok buka akses baru Wakatobi dan Waingapu
Armanada TransNusa NewAirbus. (Foto: Dok/Ist)

TAGAR.id, Jakarta - PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) terus memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru Jakarta–Bangkok serta dua rute domestik dari Denpasar, Bali menuju Wakatobi dan Waingapu.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi TransNusa untuk memperkuat konektivitas regional, menjawab meningkatnya kebutuhan perjalanan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperluas akses menuju destinasi-destinasi unggulan Indonesia.

CEO Group TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan rute menuju Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas konektivitas bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Pembukaan rute menuju Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan penerbangan TransNusa untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik ke berbagai destinasi potensial di Indonesia maupun kawasan regional. Kami percaya kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujar Datuk Bernard Francis.

DatukCEO Group TransNusa, Datuk Bernard Francis. (Foto: Dok/Ist)

Ia menambahkan, tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Thailand serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand untuk berkunjung ke Indonesia menjadi peluang yang mendorong TransNusa untuk memperkuat konektivitas antara kedua negara.

“Dengan membuka rute Jakarta–Bangkok dan menghadirkan dua penerbangan setiap hari, kami ingin memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pelanggan sekaligus memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand. Pada saat yang sama, dengan Bali sebagai hub internasional TransNusa, kami optimistis destinasi seperti Wakatobi dan Waingapu akan semakin mudah dijangkau oleh wisatawan domestik maupun mancanegara,” tambah Datuk Bernard Francis.

Seiring dengan terus berkembangnya jaringan internasional TransNusa, konektivitas yang semakin luas diharapkan tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi sektor perdagangan, investasi, MICE, hingga pertukaran budaya di kawasan Asia Tenggara.

Perkuat Konektivitas Indonesia–Thailand

TransNusa akan mulai mengoperasikan rute Jakarta (CGK)–Bangkok (BKK) pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua penerbangan setiap hari. Kehadiran layanan ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang bepergian antara Indonesia dan Thailand.

Seluruh penerbangan TransNusa menuju Bangkok akan dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, bandara internasional utama Thailand yang memiliki konektivitas luas menuju berbagai kota di Thailand maupun destinasi internasional lainnya.

Penerbangan pertama dari Jakarta dijadwalkan berangkat pada pukul 08.20 WIB dan tiba di Bangkok pada pukul 11.45 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan kembali akan berangkat dari Bangkok pukul 12.30 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 15.55 WIB. Untuk penerbangan kedua, akan berangkat dari Jakarta pada pukul 16.30 WIB dan tiba pada pukul 19.55 waktu setempat. Sedangkan untuk penerbangan kembali, layanan dari Bangkok dijadwalkan berangkat pada pukul 20.40 waktu setempat, dan akan mendarat di Jakarta pukul 00.05 WIB.

Untuk menyambut pembukaan rute baru ini, TransNusa menghadirkan tarif spesial mulai dari Rp 2.999.000 untuk sekali jalan (one way), memberikan pilihan perjalanan yang semakin terjangkau bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang bepergian antara Indonesia dan Thailand.

Thailand selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia, sementara Indonesia juga semakin diminati wisatawan asal Thailand yang ingin menjelajahi berbagai destinasi unggulan seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, hingga destinasi wisata baru di Indonesia Timur. Dengan konektivitas yang semakin baik antara kedua negara, pembukaan rute Jakarta–Bangkok diharapkan dapat memperkuat hubungan pariwisata Indonesia–Thailand sekaligus mendukung pertumbuhan mobilitas masyarakat, perdagangan, investasi, serta aktivitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di kawasan.

Perluas Konektivitas Wisatawan Menuju Indonesia Timur

Selain memperkuat jaringan internasional, TransNusa juga memperluas konektivitas menuju Indonesia Timur melalui pembukaan rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI) dan Denpasar (DPS)–Waingapu (WGP).

Khusus untuk rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI), TransNusa menjadi maskapai pertama yang menghadirkan penerbangan langsung dari Bali menuju destinasi bahari kelas dunia tersebut. Kehadiran rute ini tidak hanya memperluas pilihan perjalanan wisata, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang bagi wisatawan internasional untuk melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi unggulan Indonesia.

Selama ini, perjalanan menuju Wakatobi umumnya memerlukan transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari. Dengan penerbangan langsung dari Bali, wisatawan kini dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis dan efisien menuju salah satu kawasan konservasi laut terbaik di dunia yang dikenal memiliki kekayaan biodiversitas laut yang luar biasa.

Penjualan tiket untuk kedua rute domestik tersebut telah dibuka sejak 30 Juni 2026. Penerbangan perdana menuju Waingapu dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026, sementara penerbangan menuju Wakatobi mulai beroperasi pada 16 Juli 2026.

Wakatobi dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari terbaik di dunia dengan sekitar 750 spesies karang dari total 850 spesies yang ada di dunia, menjadikannya salah satu kawasan dengan tingkat keanekaragaman hayati laut tertinggi secara global.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, menyambut baik dibukanya penerbangan langsung TransNusa menuju Wakatobi.

"Hadirnya penerbangan TransNusa dari Bali menuju Wakatobi akan semakin membuka akses bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam bawah laut Wakatobi yang luar biasa. Wakatobi memiliki sekitar 750 dari total 850 spesies karang yang ada di dunia. Artinya, hampir 90 persen variasi spesies karang dunia dapat ditemukan di perairan Wakatobi. Potensi luar biasa ini menjadi daya tarik yang harus terus kita kembangkan agar semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berkunjung ke Sulawesi Tenggara," ujar Hugua.

Sementara itu, Waingapu di Pulau Sumba menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui bentang savana yang luas, perbukitan, pantai berpasir putih, serta budaya lokal yang masih terjaga, menjadikannya salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan berbasis alam.

Rute Denpasar (DPS)–Waingapu (WGP) akan dilayani sebanyak empat kali dalam seminggu, sedangkan rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI) akan beroperasi tiga kali dalam seminggu.

Untuk menyambut pembukaan kedua rute domestik tersebut, TransNusa menghadirkan harga spesial mulai dari Rp 1.349.000 untuk penerbangan Denpasar (DPS)–Waingapu (WGP) dan Rp 1.849.000 untuk rute Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI).

Melalui pembukaan satu rute internasional dan dua rute domestik ini, TransNusa berharap dapat terus memperkuat konektivitas nasional dan regional, memperluas akses wisatawan menuju destinasi unggulan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. []

Berita terkait
Jimbaran Tidak Hanya Pantai Lagi: Data Menunjukkan Wisata “Pengalaman Lokal” Semakin Diminati
Bali terus menjadi magnet wisata global, dan data terbaru menegaskan tren ini tidak lagi hanya soal pantai.