UNTUK INDONESIA
Toyota-Panasonic Produksi Baterai Mobil Listrik
Toyota Motor dan Panasonic berkerja sama mendirikan perusahaan patungan untuk membuat baterai mobil listrik mulai April 2020.
Logo Toyota. (Foto: Reuters)

Jakarta - Toyota Motor dan Panasonic telah sepakat untuk mendirikan perusahaan patungan yang akan mulai mengembangkan baterai untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) mulai April 2020. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan perusahaan Jepang dalam sebuah perkiraan lonjakan permintaan kendaraan listrik.

Dilansir dari Reuters, Senin, 3 Februari 2020, perusahaan baru tersebut akan diberi nama Prime Planet Energy and Solutions dan akan mengembangkan baterai prismatik atau baterai berbentuk persegi, yang akan tersedia untuk setiap produsen mobil.

Perusahaan ini akan mulai beroperasi pada 1 April 2020 dengan mempekerjakan lebih dari 5.000 karyawan. Terkait pembagian saham perusahaan ini, Toyota akan memegang 51 persen saham, sedangkan Panasonic sebesar 49 persen.

Adapun tujuan didirikan perusahaan ini adalah untuk menjadikan perusahaan Jepang itu sebagai pemain global yang lebuh besar dalam industri baterai otomotif, yang sangat penting untuk pengembangan kendaraan listrik yang terjangkau. Hal itu juga sejalan dengan peraturan lingkungan yang lebih ketat di seluruh dunia untuk mempercepat peralihan menuju mobil yang lebih ramah lingkungan.

Baterai sebagai solusi untuk menyediakan energi untuk mobil dan berbagai bentuk mobilitas lainnya, dan sebagai solusi untuk berbagai jenis masalah lingkungan. Diharapkan juga dapat memenuhi peran sentral dalam masyarakat untuk kedepannya," kata perusahaan tersebut dalam pernyataannya.

Panasonic sendiri telah menjadi pemasok eksklusif baterai silinder untuk pembuat kendaraan listrik Amerika Serikat (AS), Tesla Inc. Namun Panasonic berupaya untuk memperluas daftar pelanggannya dengan meningkatkan pengembangan baterai prismatik yang lebih banyak digunakan di industri.

Sementara Toyota berencana untuk mendapatkan setengah penjualannya dari kendaraan listrik pada tahun 2025. Keduanya mengembangkan baterai sendiri dan mencari pemasok baru untuk menghindari kekurangan persediaan.

Toyota dan Panasonic telah menjalin kerja sama dalam hal riset baterai sejak tahun 1996, ketika keduanya mendirikan perusahaan patungan untuk membuat baterai mobil hibrida, yang disebut Primearth V Energy. []

Berita terkait
Porsche Segera Bawa Mobil Listrik ke Indonesia
Managing Director Porsche Indonesia Jason Broome mengatakan akan segera membawa produk mobil listrik Porsche ke pasar otomotif Tanah Air.
Hyundai Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia
Hyundai akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia dengan nilai modal sebesar Rp 28 triliun.
KIA Siap Luncurkan 11 Mobil Listrik
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, KIA berencana meluncurkan 11 kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) pada 2025.
0
Bubarkan Salat Berjemaah di Parepare Berujung Polisi
Seorang camat di Kota Parepare Sulsel dilaporkan ke polisi karena berusaha membubarkan jemaah yang hendak salat Jumat berjemaah.