UNTUK INDONESIA
Topan Kammuri Filipina: Tiga Tewas, Bandara Ditutup
Topan Kammuri yang melanda Filipina membuat bandara ditutup dan dikabarkan tiga orang tewas.
Topan Kammuri yang menerjang Filipina membuat banyak rumah warga yang hancur, atap-atap beterbangan. (Foto: Channel News Asia| Reuters|Gladys Castillo Vida)

Manila - Topan Kammuri menerjang Filipna pada Selasa, 3 Desember 2019. Ratusan orang dikabarkan mengungsi di tempat penampungan. Pemerintah Filipina memutuskan untuk menutup Bandara Manila dengan pertimbangan faktor keamanan. Dikabarkan tiga orang tewas diterjang angin kencang disertai hujan lebat itu.

"Bandara Internasional Ninoy Aquino Manila sementara tidak bisa beroperasi sementara karena angin kencang," kata Ed Monreal, manajer umum otoritas bandara Manila kepada AFP seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 3 Desember 2019. Ia kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa penerbangan kembali dibuka pada pukul 11 malam.

Menurut Ed Monreal, sekitar 500 penerbangan dibatalkan jadwal penerbangannya. Para pejabat telah memperingatkan kepada para penumpang untuk menunda jadwal penerbangan. Saat AFP melihat salah satu terminal, tampak terlihat sepi, hanya ada beberapa penumpang dan petugas bandara.

Seorang penumpang asal Kanda, Constance Benoit (23 tahun) tidak bisa pulang ke negaranya hari itu karena terjangan badai. "Ini adalah penerbangan yang paling bergejolak dalam hidup saya. Saya baru tahu apa itu mabuk udara," katanya kepada AFP.

Badai dahsyat menghancurkan rumah-rumah warga, merusak jendela dan menerbangkan atap. Perkampungan atlet yang berlaga dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) dan venue-venue juga rusak yang membuat delapan cabang olah raga (Cabor) terpaksa ditunda.

AnginAngin badai. (Foto: ist)

Petugas melaporkan tiga orang tewas diterjang topan Kammuri. Seorang pria di Provinsi Camarines Sur dikabarkan tewas tersengat listrik ketika mencoba memperbaiki atapnya. Seorang lainnya tewas tertimpa pohon tumbang dan lainnya tewas tertimpa atap logam di Oriental Mindoro. "Jumlah korban tewas bisa bertambah bila kita tidak segera melakukan proses evakuasi," kata Humerlito Dolor, Gubernur Provinsi Oriental Mindoro kepada radio DZMM.

Seorang staf badan cuaca dan bencana Filipina mengatakan topan Kammuri terjadi sangat kuat dengan kecepatan angin hingga 150 kilometer per jam dan hembusan maksimum 250 km per jam. "Kami masih menghitung berapa banyak kerusakan, tapi tampaknya sangat parah," kata Luisito Mendoza.

Mendoza mengatakan ada satu tempat dimana ketinggian air mencapai atap rumah. "Anggota kami banyak terkena pecahan kaca," katanya, seraya menambahkan banyak pohon dan tiang listrik yang tumbang diterjang angin.

Seorang pejabat menyebutkan, sekitar 340 ribu orang telah dievakuasi dari rumahnya di wilayah Bicol. Namun, beberapa warga memilih untuk tetap tinggal meskipun badai mulai menyerang. "Angin begitu menderu. Atap rumah hancur, dan saya melihat atap beterbangan dibawa angin," kata warga bernama Gladys Castilo Vila kepada AFP.

"Kami memutuskan untuk tetap tinggal karena rumah kami terbuat dari beton dua lantai.... Mudah-mudahan bisa tahan dari terjangan badai," kata Vila lagi. []

Berita terkait
Filipina Diterjang Topan, 8 Cabor SEA Games Ditunda
Topan Kammuri atau Tisoy yang menerjang Filipina mengakibatkan penyelenggaraan SEA Games terganggu, dan 8 Cabor terpaksa ditunda.
Hujan Badai Hantui Pembukaan SEA Games 2019 Filipina
Badai tropis bernama Kammuri diperkirakan akan melanda Filipina akhir pekan ini bertepatan dengan pembukaan pesta olahraga SEA Games 2019
Ekspektasi Tinggi Jokowi di SEA Games Filipina
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan ekspektasi tinggi terhadap atlet Indonesia yang diberangkatkan ke SEA Games 2019 di Filipina.
0
Utang Demi Gabung Keraton Agung Sejagat Purworejo
Kisah ngenes korban Keraton Agung Sejagad Purworejo. Ada yang belain utang demi bisa gabung. Ada yang ludes jutaan rupiah. Dijanjikan apa mereka?