UNTUK INDONESIA
Tito Karnavian, Strategi Pengamanan KPU Sampai Minggu
Kapolri Tito Karnavian menjelaskan strategi pengamanan KPU menjelang penetapan presiden dan wakil presiden.
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kanan). (Foto: Antara/M. Risyal Hidayat)

Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Tito Karnavian telah menyiapkan 45.000 personel gabungan TNI-Polri untuk melanjutkan tugas pengamanan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Personel tersebut akan disiagakan hingga penetapan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 oleh KPU.

"Berlanjut, kita memang ada massa. Sesuai undang-undang tiga hari. Saya mendapat kabar akan dilaksanakan penetapan KPU hari Minggu," ujar Tito di Markas Besar Kepolisian RI Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019, seperti dilansir dari Antara.

Menurut Tito, personel sebanyak itu akan disiapkan untuk mengamankan wilayah sekitar dan terutama gedung KPU, serta mengamankan personel Komisioner KPU. Kebutuhan untuk menjaga dari hal yang tidak diinginkan memang sebanyak itu.

Berlanjut, kita memang ada massa. Sesuai undang-undang tiga hari. Saya mendapat kabar akan dilaksanakan penetapan KPU hari Minggu.

Pria 54 tahun itu menyebutkan bahwa untuk hari Minggu personel akan ditambah untuk memperkuat pengamanan. Sedangkan sampai hari ini, personel gabungan Polri dan TNI yang sudah disiapkan total sekitar 45.000 orang dengan perlengkapannya.  menurut saya sudah cukup-cukup aman," ujar Tito.

Lebih lanjut, Saat penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih oleh KPU itu diumumkan, Tito berharap tetap tercipta suasana kondusif, sehingga tidak merugikan banyak pihak.

Rapat Pleno

Pada Minggu, 30 Juni 2019, dijadwalkan KPU RI menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Rapat tersebut akan digelar pukul 15.30 di Gedung KPU RI Jakarta.

KPU berencana mengundang perwakilan lembaga penyelenggara pemilu, kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian, partai politik, serta kedua pasangan calon peserta Pilpres 2019 dalam rapat pleno itu.

Hari ini, undangan rapat pleno terbuka itu sudah disampaikan kepada yang bersangkutan. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Satu Remaja Tewas Setelah Jembatan Roboh
Seorang gadis berusia 15 tahun tewas dan sejumlah orang lainnya dikabarkan hilang setelah sebuah jembatan ambruk.