UNTUK INDONESIA
Tips Menjaga Kebersihan Mobil Saat Jarang Digunakan
Saat jarang digunakan mobil harus dipastikan kebersihannya agar tidak ada hewan yang bersarang di kap mesin.
Mekanik sedang melakukan perawatan komponen mobil. (Foto: Instagram/sentralbengkelcrb)

Jakarta - Sejak diberlakukan work from home (WFH) oleh pemerintah Indonesia, banyak pengguna kendaraan roda empat yang hanya memarkirkan mobilnya di rumah. Namun, penting bagi pemilik untuk selalu menjaga kebersihan kendaraan sekalipun jarang digunakan.

Menurut Service Departemen Head Astra Isuzu Anjar Kisworo, mobil yang jarang digunakan akan mengundang hewan untuk bersarang di beberapa bagian mobil. Oleh sebab itu, mobil harus selalu dijaga kebersihannya agar tidak disarangi hewan-hewan seperti serangga, tikus, dan lainnya.

"Ruang mesin dan bagian bawah mobil harus diperiksa. Kaca jendela dan pintu juga harus dibuka untuk mengeluarkan serangga kecil yang sempat masuk ke dalam mobil. Kemudian tutup kembali jendela dan pintu dengan rapat. Jaga area garasi dari tikus atau serangga menggunakan obat anti tikus yang dijual di pasaran," kata Anjar, sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu, 1 April 2020.

Tidak hanya itu, Air Conditioner (AC) juga perlu dilakukan perawatan, sebab saat jarang digunakan, sirkulasi udara akan berkurang dan akan muncul endapan debu maupun kuman.

"Lakukan fogging kabin mobil dan saluran AC dengan disinfektan di bengkel resmi langganan. Jika memang diperlukan, bisa melakukan penggantian filter AC," ucap Anjar.

Anjar juga mengatakan bahwa ada beberapa komponen mobil yang akan berkarat jika kendaraan jarang digunakan, terlebih dalam kondisi udara yang lembab dan terkena air hujan. Salah satu bagin tersebut adalah piringan rem atau cakram. Jika cakram sampai berkarat, maka tentunya dapat menimbulkan bunyi saat dipakai kembali, bahkan bisa mengurangi kinerja dari rem itu sendiri.

"Pemilik bisa menjalankan mobil beberapa saat sambil memanaskan mesin. Hal ini bertujuan menghindari karat pada bagian tersebut," ucapnya.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan saat mobil jarang digunakan adalah oli atau pelumas mesin. Ketika kendaraan tidak dihidupkan dalam waktu yang cukup lama, maka oli yang ada di mesin akan turun ke penampungan sehingga menyebabkan pelumas pada bagian atas mesin menjadi berkurang. Hal ini dapat menyebabkan mesin menjadi kasar saat dihidupkan kembali.

"Solusinya mesin harus dihidupkan secara rutin minimal sehari sekali, dan jangan memainkan pedal gas saat mesin pertama kali dihidupkan," kata Anjar.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan saat mobil jarang digunakan adalah memastikan kekuatan aki (accu), memeriksa tekanan angin ban, dan yang terakhir adalah pastikan tidak terjadi pengendapan bahan bakar pada kendaraan.[]

Berita terkait
Manfaat Coating Mobil dan Perawatannya
Tujuan pelapisan ini melindungi cat mobil agar terlihat mengkilap.
Tips Merawat Sepeda Motor Saat Jarang Digunakan
Saat kendaraan jarang digunakan, penting bagi pemilik untuk melakukan perawatan rutin guna menghindari kerusakan komponen sepeda motor.
Cara Mengusir Tikus yang Bersarang di Kap Mesin Mobil
Kehadiran hewan pengerat itu bukan saja membikin kotor dan bau kap mesin mobil, juga menggerogoti dan merusak kabel-kabel kelistrikan kendaraan.
0
Tiga Siasat Menkeu Jalankan APBN 2020 Saat Covid-19
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah mengambil tiga langkah kebijakan dalam menjalankan APBN di tengah pandemi virus corona.