UNTUK INDONESIA
TikTok Digugat Warga AS dengan Tuduhan Mencuri Data
TikTok dituduh telah mengumpulkan data pengguna di Amerika Serikat dan dikirimkan ke China.
Ilustrasi - Aplikasi TikTok. (Foto: engadget)

Jakarta - TikTok dituduh telah mengumpulkan data pengguna di Amerika Serikat (AS) dan dikirimkan ke China. Oleh sebab itu, TikTok digugat secara class action di California, AS, atas tuduhan tersebut.

Dikutip dari laman Cnet, seperti dilansir dari Antara, Selasa, 3 Desember 2019, penggugat bernama Misty Hong, seorang mahasiswa yang tinggal di Palo Alto, California, juga menggugat ByteDance, perusahaan induk TikTok, karena melanggar undang-undang komputer, Konstitusi California mengenai privasi dan beberapa undang-undang lainnya.

Dalam berkas tuduhan disebutkan, TikTok dan ByteDance mengambil tanpa izin konten pengguna dalam bentuk draft video dan memiliki kebijakan privasi yang ambigu. 

Data yang dicuri TikTok dicurigai digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak pengguna aplikasi tersebut di negara Paman Sam tersebut. 

Setelah itu, seperti yang disebutkan dalam gugatan, TikTok menggunakan data pengguna untuk menjual iklan target.

Mencuri data

Menurut pengakuan Hong dalam berkas gugatan, dia mengunduh aplikasi TikTok sekitar bulan Maret-April 2019, tapi dia tidak pernah mendaftar. Beberapa bulan kemudian dia menyadari TikTok membuat akun untuknya. 

Hong mencoba membuat lima hingga enam video menggunakan TikTok, tapi tidak pernah menyiarkannya. Menurut dia, TikTok diam-diam mencuri video dan data tanpa sepengetahuan Hong dan mengirimkan informasi tersebut ke server yang berada di China

Hong menuduh TikTok mengirim video ke berbagai domain tanpa sepengetahuan pengguna, setelah pengguna merekam video dan mengklik tombol "next". Aksi ini terjadi sebelum pengguna menyimpan atau mengunggah video ke TikTok. 

TikTok, menurut gugatan tersebut, mengambil informasi berupa data perangkat, kontak di media sosial, alamat email, alamat IP, lokasi dan sejumlah informasi lainnya. 

TikTok dituduh menggunakan berbagai cara untuk menutupi praktik mengirimkan data tersebut, bahkan ketika aplikasi ditutup, TikTok disebut masih mengumpulkan data pengguna dan biometrik. 

Kuasa hukum TikTok maupun Hong belum berkomentar atas gugatan tersebut. []

Berita terkait
TikTok Minta Maaf Hapus Video Soal Muslim di China
Aplikasi TikTok mengaku telah menghapus video viral seorang remaja AS yang mengecam perlakuan tak manusiawi pemerintah China terhadp muslim Uigur.
Aplikasi TikTok Telah Diunduh 1,5 Miliar
SensorTower analytics menyebut TikTok telah diunduh lebih dari angka 1,5 miliar. Menempatkan aplikasi dari Cina itu menjadi nomor tiga dunia.
Lima Cara Aman Bermain TikTok Bagi Pemula
TikTok, aplikasi video berdurasi singkat, mendukung penggunanya untuk dapat mengabadikan dan membagikan momen berharga langsung dari ponsel.
0
Sidak Rutan Makassar, Petugas Dapati Tissue Magic
Petugas gabungan menemukan charger handphone kabel listrik, senjata tajam hingga alat kontrosepsi seperti Tissue Magic saat Sidak ke Lapas Makassar