UNTUK INDONESIA
Ternyata Ini Alasan Pemodal Asing Pilih Investasi di Vietnam
Vietnam menjadi salah satu tujuan utama investasi asing di Asia Tenggara, khususnya bagi investor China.
Kegiatan di pelabuhan peti kemas. Vietnam menjadi salah satu tujuan utama investasi asing di Asia Tenggara, khususnya bagi investor China. (Foto: Tagar/Asean Economist/Vietnam).

Jakarta - Vietnam menjadi salah satu tujuan utama investasi asing di Asia Tenggara, khususnya bagi investor China plus one. Lingkungan politiknya yang stabil, biaya tenaga kerja yang kompetitif, dan peningkatan infrastruktur menjadikan negara ini pilihan yang menguntungkan bagi investor.

Lingkungan bisnis berbiaya rendah, kedekatan geografis dengan China, dan banyak perjanjian perdagangan adalah di antara alasan utama mengapa Vietnam dilirik investor asing. Vietnam telah menandatangani lebih dari 10 perjanjian perdagangan bebas dan meratifikasi Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam Uni Eropa (EVFTA) pada tahun 2020.

Mengutip dari aseanbriefing.com, Vietnam terus memperbaiki iklim investasi untuk menarik pemodal asing yang semakin melirik kawasan ASEAN. Mereka telah menyiapkan anggaran investasi untuk tahun 2021 mendatang.

Sebelum pandemi Covid-19 menyerang dunia, masuknya investasi asing membuat ekonomi Vietnam bertumbuh 7 persen pada 2019, salah satu yang tercepat di kawasan ASEAN. Negara ini menjadi tujuan manufaktur alternatif yang ideal, terutama untuk pebisnis yang ingin melengkapi operasi mereka di China, dengan mengalihkan sebagian produksi ke basis biaya yang lebih rendah.

Bagaimana dengan masalah ketenagakerjaan? Biaya tenaga kerja di Vietnam dinilai paling kompetitif di ASEAN. Negara ini menetapkan upah minimum berkisar US $ 132 (Rp 1,94 juta) hingga US $ 190 (2,79 juta) per bulan.

Vietnam menetapkan tingkat upah minimum yang berbeda di empat wilayah.

Wilayah 1

Wilayah mencakup daerah perkotaan dan pinggiran kota Hanoi, Hai Phong, Kota Ho Chi Minh, dan provinsi Dong Nai, Binh Duong, dan Ba Ria-Vung. Upah bulanan minimum di wilayah 1 sebesar US $ 190 per bulan

Wilayah 2

Wilayah termasuk daerah pedesaan di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh dan kota-kota berukuran sedang seperti Da Nang, Nha Trang, dan Can Tho. Upah minimum di wilayah ini sebesar US$ 169 per bulan.

Wilayah 3

Wilayah mencakup kota-kota kecil dan distrik pinggiran kota dengan upah minimum US 148 per bulan

Wilayah 4

Semua wilayah di Vietnam yang tersisa termasuk dalam wilayah 4. Upah di sini sebesar (US$ 132). []

Berita terkait
Jepang Akan Transfer Alutsista ke Vietnam
Kunjungan PM Jepang, Yoshihide Suga, ke Vietnam menghasilkan kesepakatan untuk pengiriman alutsista ke Vietnam sebagai bagian diplomasi Jepang
Vietnam Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Tahun 2021
Kabinet Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5% tahun depan, ditopang sektor manufaktur.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Ekonomi Vietnam
Dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,76 persen pada semester I 2019, Vietnam menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di ASEAN.
0
Pemkot Bandung Cermat Relaksasi Ekonomi
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menilai kecermatan merelaksasi sektor ekonomi mampu diseimbangkan