UNTUK INDONESIA
Tentara Thailand Tembaki Kerumunan di Mal, 20 Tewas
Seorang tentara Thailand berpangkat sersan mayor menembaki kerumunan orang di mal mengakibatkan 20 orang tewas.
Para pengunjung mal di Nakhon Ratchasima berlarian menyelamatkan diri pasca tembakan membabi buta yang dilakukan oleh tentara Thailand.(Foto: BBC News|AFP).

Jakarta - Seorang tentara berpangkat sersan mayor secara membabi buta menembaki kerumuman orang di sebuah pusat perbelanjaan di kota Nakhon Ratchasima, Sabtu malam waktu setempat. Akibat serangan itu 20 orang pengunjung tewas (16 di lokasi dan empat di rumah sakit) dan belasan mengalami luka-luka. Sebelum serangan di mal, Sersan Mayor Jakraphanth Thomma membunuh komandannya di sebuah kamp militer dan kemudian merebut senjatanya.

Dengan senjata rampasannya itu, Jakraphanth menembaki orang-orang yang tengah berada di mal. Setelah itu ia kabur dan bersembunyi. Pasukan keamanan yang berada di pusat perbelanjaan itu berusaha menyelamatkan ratusan pengunjung yang berlarian ketakutan. Seperti diberitakan dari BBC News, Minggu, 9 Februari 2020, motif penembakkan masih belum jelas.

Sepanjang malam itu ada laporan sporadis tentang rentetan tembakan yang berlangsung hingga dini hari. Tembakan terakhir tampaknya upaya pria bersenjata itu untuk melarikan diri melalui bagian belakang gedung.

Pihak keaman menutup pusat perbelanjaan Terminal 21 di Nakhon Ratchasima yang juga dikenal sebagai Korat. Setelah kondisi dinilai mulai kondusif, polisi dibantu petugas keamanan masuk ke dalam mal menyisir korban yang tewas dan luka-luka. Mereka dibawa ambulans ke rumah sakit terdekat. Belum diketahui, apakah ada pengunjung yang masih bersembunyi ketakutan.

Tentar Thailand Pelaku PenembakanPolisi Thailand memasang poster buronan Sersan Mayor Jakraphanth Thomma yang menyerang pengunjung mall mengakibatkan 20 orang tewas, di halaman Facebook. (Foto: BBC News|AFP).

The Bangkok Post sebelumnya melaporkan bahwa tersangka yang diperkirakan berusia 32 tahun telah ditangkap. Namun hal ini belum dikonfirmasikan secara resmi. Ibu tersangka dibawa ke mal untuk mencoba membujuknya agar menyerah.

Salah seorang pengunjung yang berhasil dibebaksn bercerita kepada BBC bagaimana ia dan yang lainnya bersembunyi di kamar mandi di lantai empat, sebelum melarikan diri ke lantai dua dan bersembunyi di bawah meja restoran selama tiga jam. Menurut penuturannya, ia mendengar empat kali tembakan dan setelah itu melihat beberapa tentara yang berusaha menyelamatkan pengunjung.

Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul membenarkan bahwa 16 orang tewas di lokasi penembakan dan empat lainnya di rumah sakit. Sebanyak 31 orang terluka, dengan 10 diantaranya dalam kondisi kritis. Namun jumlah korban yang kritis dikhawatirkan akan bertambah. Hingga kini polisi masih memburu Sersan Mayor  Jakraphanth Thomma yang masih bersembunyi dengan memasang poster di Facebook. []

Baca Juga:

Berita terkait
Kena Virus Aneh, Thailand Karantina Wanita China
Pemerintah Thailand mengkarantina seorang wanita berkebangsaan China yang terserang virus misterius bernama coronavirus.
Tsunami Aceh 2004, Cerita Duka dari Thailand
Menjelang pukul 08.00 WIB, 15 tahun yang silam, Aceh diguncang gempa hebat berkekuatan 9,1 SR yang kemudian diikuti dengan tsunami.
Baru dari Thailand, Wanita Korsel Kena Virus Corona
Seorang warga Korsel berdasarkan hasil tes dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru setelah melancong dari Thailand.
0
Bara JP: Agar Penyaluran Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran dalam situasi darurat Covid-19, pemerintah secara efektif bisa menggandeng barisan relawan. Bara JP.