UNTUK INDONESIA
Tak Bisa Jalan Akibat Kanker, Petani di Solok Butuh Bantuan
Seorang petani penderita kanker di Kabupaten Solok butuh uluran tangan para dermawan.
Rudi Hartono, penderita kanker di bagian punggung yang membutuhkan bantuan dermawan. (Foto: Tagar/Istimewa)

Solok - Seorang penderita kanker asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat, membutuhkan ularan tangan para dermawan. Lelaki bernama Rudi Hartono, 47 tahun itu butuh biaya untuk kontrol rutin ke RSUP M Djamil Padang pasca menjalani operasi.

Silahkan menyalurkan donasi ke nomor rekening BRI 554601016838537 atas nama Putri Novita Sari.

Sejak beberapa hari terakhir, warga Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok itu terbaring lemah akibat penyakit kanker yang menggerogoti tubuhnya. Jangankan berdiri, duduk sesekali pun dia nyaris tidak sanggup.

Menurut Putri Novita Sari, ayahnya tidak lagi diperbolehkan beraktivitas berat sejak 30 Juli 2020 atau setelah menjalani operasi kanker di bagian punggung. "Sejak operasi pertama, beliau tak bisa lagi beraktivitas normal, tapi masih bisa jalan. Tapi sejak Kamis kemarin, tubuh beliau tidak bisa digerakkan," kata putri keduanya itu kepada wartawan, Selasa, 3 November 2020.

Sejak tubuhnya digerogoti penyakit kanker, ayah tiga anak itu tidak lagi bisa mencari nafkah dengan bertani, seperti yang biasa dilakukannya sebelum sakit. Apalagi saat ini, dia wajib sepekan sekali menjalani perawatan kontrol ke RSUP M Djamil Padang.

"Saya sebelumnya di Karawang bersama kakak. Kami bekerja di sebuah pabrik daerah Cikarang. Tapi sejak kondisi ayah makin parah, saya putuskan berhenti dan membantu mengurus ayah di rumah," katanya.

Saat ini, kata Putri, kebutuhan hidup mereka dan biaya berobat Rudi Hartono, bertumpu dari pemberian anak sulungnya, Wahyuni Eka Putri. Namun, jumlah yang dikirimkan anaknya bisa dikatakan minim dari kata cukup.

Biaya operasi Rudi Hartono memang ditanggung BPJS Kesehatan. Namun, untuk kebutuhan berangkat bolak-balik Solok-Padang untuk kontrol ke M Djamil Padang, mereka tidak memiliki uang yang cukup. Sebab, kiriman anaknya hanya bisa digunakan untuk biaya hidup sehari-hari.

"Kata dokter kanker di punggung itu menjalar ke paru-paru. Kini sedang menunggu hasil rontgen, berkemungkinan akan operasi kembali," katanya.

Putri tidak menyangka penyakit di ayahnya akan separah ini. Semula, bagian punggung ayahnya hanya memerah. Namun lama kelamaan, muncul benjolan yang mengeluarkan nanah hingga membusuk.

Hartono memiliki 3 orang anak dari dua orang istri. Dia bercerai mati dengan istri pertama yang meninggal dunia tahun 2010 dan dikaruniai 2 orang anak. Sedangkan dari istri kedua, Hartono memiliki satu orang anak bernama Akhtar yang masih balita.

Bagi masyarakat yang berkenan membantu meringankan beban keluarga Rudi Hartono, silahkan menyalurkan donasi ke nomor rekening BRI 554601016838537 atas nama Putri Novita Sari (anak kandung Hartono). []




Berita terkait
Pengedar Uang Palsu di Solok Diringkus, 1 Residivis Narkoba
Polisi meringkus pengedar uang palsu di wilayah Solok. Satu tersangka tercatat sebagai residivis kasus narkoba.
15 Orang Jadi Korban Bus Terbalik di Jalan Cinangkiak Solok
Sebanyak 15 orang dari 30 penumpang bus terbalik di jalan menuju objek wisata Cinangkiak, Kabupaten Solok mengalami luka-luka.
Bus Terbalik di Kawasan Wisata Cinangkiak Solok, 6 Luka-luka
Bus terbalik di jalan menuju objek wisata Cinangkiak, Kabupaten Solok. Enam orang dilaporkan luka-luka.
0
Tak Bisa Jalan Akibat Kanker, Petani di Solok Butuh Bantuan
Seorang petani penderita kanker di Kabupaten Solok butuh uluran tangan para dermawan.