UNTUK INDONESIA
Sylvia Kartika Putri, Paskibraka Cantik asal Siantar
Sylvia Kartika Putri, siswi SMA Kartika, berhasil menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara. Ini penilaian orang terdekat Sylvia.
Anggota Paskibraka di Istana Negara, Sylvia Putri Kartika. (Foto: Tagar/Anugra Nasution).

Pematangsiantar - Eva Sensei merasa bangga, karena muridnya, Sylvia Kartika Putri, berhasil menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2019 perwakilan dari Sumatera Utara (Sumut).

Siswi kelas XI IPA II SMA Kartika 1-4 Pematangsiantar ini, Eva catat sebagai pribadi yang pintar dan aktif dalam berorganisasi di sekolah, salah satu ektrakurikuler yang digelutinya adalah olahraga voli.

“Putri sulung dari tiga bersaudara ini orangnya ramah, juga berprestasi di sekolah. Peringkat satu di kelas,” kata Eva kepada Tagar, Jumat, 16 Agustus 2019.

Menurut dia, Sylvia memiliki kemauan dan kegigihan untuk meraih mimpi ingin mengharumkan nama sekolah, dengan berkontribusi dalam upacara kemerdekaan HUT ke-74 RI yang terselenggara 17 Agustus 2019 di Istana Presiden, Jakarta.

“Ya saya sangat bangga atas prestasi Slyvia" ucap wanita yang berprofesi sebagai guru ini.

Selain pandai, Eva memandang Slyvia sebagai wanita yang sopan dan mudah bergaul di lingkungan sekolah. 

Dia merasa kagum karena siswinya telah menerapkan disiplin sejak dini, baik dalam belajar, maupun berorganisasi.

“Dia juara kelas, kini dia mewakili Siantar menjadi anggota paskibraka nasional. Itu kebanggang yang luar biasa bagi sekolah. Harapannya, semoga siswa-siswi lain termotivasi" tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Tanto Panjaitan, memandang Sylvia sebagai sosok ramah dan menyenangkan di sekolah. 

Tanto merupakan kakak kelas Sylvia di SMA Kartika. Ia merasa bahagia atas prestasi yang diraih wanita manis ini, karena berhasil mengharumkan nama Pematangsiantar dalam skala nasional.

“Senang karena tidak hanya mengharumkan nama sekolah, namun juga kota Siantar. Sylvia kalau senyum manis," ujar Tanto sambil terkekeh.

Slyvia lahir di Pematangsiantar, 19 Agustus 2003 silam. Ia merupakan putri sulung anak pasangan Serda Karsiman dan Tuty Chairani. Mereka tinggal di jalan perumahan Asrama Mahoni Kecamatan Siantar Barat.

Tuty Chairani merasa bersyukur dan sangat bangga dengan prestasi yang dicapai putri tercinta. Ia sama sekali tidak menduga Sylvia berhasil lulus seleksi pengibar bendera di HUT kemerdekaan ke-74 RI.

“Tidak menyangka bisa lulus. Namun karena kerja keras akhirnya dia berhasil. Sangat bersyukur, mereka membawakan bendera," ucap Tuty.

Sebelumnya, Slyvia bersama ketiga rekannya mengikuti seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi bersama 136 orang peserta lain. Sylvia dinyatakan lulus pada 26 April 2019 dan layak diberangkatkan ke Jakarta.

Seperti diketahui, pada Kamis, 15 Agustus 2019, Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga:

Berita terkait
Daftar 68 Calon Paskibraka 2019 dari Aceh Hingga Papua
Kementerian Pemuda Olahraga secara resmi melantik peserta Paskibraka sebanyak 68 pasukan dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Berikut ini daftarnya.
Geladi Bersih Paskibraka di Pantai Seruni Bantaeng
Paskibraka kabupaten Bantaeng melakukan geladi bersih, Jumat, 16 Agustus 2019.
Sejarah Paskibraka di Indonesia
Siapakah yang pertama kali membentuk pasukan bendera dan siapa yang memiliki ide tersebut?
0
Relawan Sebut Menteri Jokowi Belum Cerminkan Nawacita
Bagi kelompok relawan nama-nama menteri yang sudah dipanggil belum memenuhi kriteria khususnya visi Nawacita.