Syarat Perjalanan KRL Masih Tetap Berlaku

Para pengguna dihimbau mengikuti protokol kesehatan secara ketat antara lain dengan jmencuci tangannya sebelum dan sesudah naik KRL.
KRL Yogyakarta – Solo (Foto: krl.co.id).

Jakarta - VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan perjalanan menggunakan KRL tetap memberlakukan dokumen syarat perjalanan menggunakan KRL pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)/

“Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan No. 58 tahun 2021, Pengguna KRL masih diwajibkan menunjukkan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangan, Selasa 31 Agustus 2021.

Operasional dan layanan KAI Commuter juga masih berjalan sesuai ketentuan pada masa PPKM. Sebanyak 983 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB masih dioperasikan di wilayah Jabodetabek.

Sejalan dengan itu, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelayanan kepada para penggunanya, mulai dari mewajibkan penggunaan masker ganda dengan penggunaan masker medis yang dilapis masker kain sebagaimana direkomendasikan Kementerian Kesehatan, atau penggunaan masker jenis N95, KN95, atau KF94 oleh para pengguna KRL.


Sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan No. 58 tahun 2021, Pengguna KRL masih diwajibkan menunjukkan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, maupun dokumen lainnya sesuai aturan.


“KAI Commuter juga memberlakukan pembatasan kapasitas maksimal pengguna KRL yaitu 52 orang per kereta untuk penerapan jaga jarak yang aman,” tutur Anne.

Para pengguna dihimbau mengikuti protokol kesehatan secara ketat antara lain dengan jmencuci tangannya sebelum dan sesudah naik KRL memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan tambahan di stasiun-stasiun.

Petugas di lapangan akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota terutama pada jam-jam sibuk, yaitu pagi hari pukul 07.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 17.00-18.00 WIB.

gar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun pada jam-jam sibuk melalui aplikasi KRL Access secara real time.

KAI Commuter juga melakukan sejumlah langkah untuk tetap memaksimalkan layanan KRL dengan protokol kesehatan selama pelaksanaan PPKM ini dengan mengoperasikan 93 rangkaian KRL di wilayah Jabodetabek. KAI Commuter mengoperasikan rangkaian-rangkaian KRL yang terdiri dari 12 kereta dalam satu rangkaian (SF 12) sebanyak 29 rangkaian, SF 10 sebanyak 44 rangkaian, dan SF 8 sebanyak 20 rangkaian.

KAI Commuter terus berkomitmen selama masa pandemi ini untuk menyelenggarakan transportasi yang aman, nyaman, dan sehat untuk seluruh pengguna. KAI Commuter juga terus mendukung Program Pemerintah yaitu percepatan vaksinasi Nasional guna mencapai kekebalan komunal dengan menggelar program vaksinasi di Stasiun KRL. Hingga Senin kemarin (30/8) tercatat 12.141 orang mengikuti vaksinasi yang telah diselenggarakan di sembilan stasiun KRL. []

Baca Juga:

Berita terkait
PLN, PTBA dan KAI Amankan Pasokan Batu Bara untuk Ketahanan Listrik
PT PLN Persero PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT KAI (Persero) berkomitmen menjaga pasokan batu bara untuk mempertahankan kelistrikan nasional.
PT KAI Gratiskan Biaya Angkutan dan Tabung Oksigen Covid-19
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung penuh distribusi oksigen bagi rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19.
Kane dan Neuer Pakai Ban Kapten Pelangi di Laga 16 Besar Euro 2020
Sebagai tanda solidaritas terhadap LGBTQ+, timnass Jerman dan Inggris di Euro 2020 akan memakai ban kapten pelangi pada laga
0
Syarat Perjalanan KRL Masih Tetap Berlaku
Para pengguna dihimbau mengikuti protokol kesehatan secara ketat antara lain dengan jmencuci tangannya sebelum dan sesudah naik KRL.